SEJARAH PERKEMBANGAN HARDWARE SEBUAH PC
> motherboard
pengertian motherboard
Motherboard atau mainboard merupakan papan utama dimana terdapat komponen-komponen serta chip controller yang bertugas mengatur lalu lintas data dalam sistem motherboard. Pada Motherboard juga terdapat socket untuk processor, slot-slot yang digunakan untuk pemasangan komponen kartu seperti VGA Card, Sound Card, Internal Modem, dan lain-lain.
FUNGSI MOTHERBOARD
Pusat pengendali yang mengatur kerja dari semua komponen yang terpasang padanya.
Mengatur pemberian daya listrik pada setiap komponen PC.
Lalu
lintas data semuanya diatur oleh motherboard, mulai dari peranti
peyimpanan (harddisk, CD-ROM), peranti masukan data (keyboard, mouse,
scanner), atau printer untuk mencetak.
sejarah motherboard
Motherboard pertama kali dibuat
pada tahun 1977, oleh Apple untuk Apple II-nya. Sebagai informasi, dulu
komponen-komponen komputer seperti seperti CPU dan memori ditempatkan di
satu kartu tersendiri, dan dihubungkan dengan kabel-kabel. Tampilannya
sangat ruwet.
Karena sangat repot menghubungkan
satu komponen PC dengan komponen lainnya, para pengembang produk
komputer punya ide untuk membuat satu tempat khusus untuk menampung
berbagai periferal komputer. Terciptalah suatu papan lebar yang berisis
beragam slot sebagai tempat menyolokkan komponen-komponen PC. Papan itu
dinamai motherboard.
Pada pengembang awal dari
motherboard adalah perusahaan Micronics, Mylex, AMI, Huppauge, Orchid
Technology, Elitegroup, dan DFI. Selain itu, masih ada beberapa produsen
moherboard lain dari Taiwan.
Antara tahun 1980 sampai 1990,
penggabungan beberapa fungsi periferal ke dalammoterboard mendorong
pencitraan motherboard ke dalam bentuk yang makin ekonomis. Integrasi
pertama yang dilakukan adalah dengan menggabungkan slot kibor, mouse,
dan floopy drive, serta port serial dan port paralel ke dalam
motherboard.
Jika Anda perhatikan, hingga saat
ini standar bentuk dari motherboard pun masih berubah-ubah. Standar
awal yang pertama kali digunakan digunakan adalah PC/XT, dan dipakai
IBM. Setelah itu, muncul lagi AT (Advance Technology). Setelah AT,
muncul standar baru yang hingga kini masih digunakan, yaitu ATX (Advance
Technology Extension). Standar ATX lalu dimodifikasi menjadi Mini ATX
dan Micro ATX.
Saat ini, Intel juga mengeluarkan
standar BTX (Balanced Technology Extension). Sayangnya, pasar belum
tertarik untuk menggunakannya. Produsen komputer VIA juga mengeluarkan
standar yang dipakainya sendiri, yaitu mini ITX.
Perubahan dalam desain dan
teknologi motherboard terus berkembang. Di awal tahun 200-an,
pengintegrasian diperluas. Motherboard kini dilengkapi fitur sound dan
VGA yang langsung menempel di badannya, istilah lainnya onboard. Fitur
lainnya yang kini bisa didapat dari beberapa motherboard berupa
konektivitas USB, FireWire, dan LAN
bentuk-bentuk motherboard
Apa itu Motherboard? Apakah
Motherboard sama dengan MainBoard, dan SystemBoard? Yup. MotherBoard,
MainBoard, SystemBoard, semuanya sama. Semuanya merujuk pada satu benda
yang sama. Benda, atau komponen yang sangat penting dalam suatu system
komputer. Kenapa komponen ini dianggap sangat penting?
Sebab, MotherBoard adalah tempat
bergantung bagi semua komponen komputer lainnya. Jika processor kita
umpamakan sebagai otak atau bagian kepala pada manusia, maka MotherBoard
bisa kita anggap sebagai tubuh, atau badan. Kamu pasti tahu apa itu
fungsi tubuh atau badan, kamu manusia bukan? Yup. Aku yakin kamu pasti
manusia.
Pada badan, body, atau tubuh
itulah semua anggota badan lain terhubung. Dari kepala, tangan, sampai
kaki, semuanya terhubung dan bersatu di tubuh. Coba bayangkan jika ada
kepala tanpa tubuh. Atau kaki dan tangan, tanpa tubuh. Mengerikan bukan?
Seperti kata pepatah.... Tubuh ku kukuh bersatu teguh... tubuh satu
bulu seribu. Artinya? Aku sendiri kaga tau.
Begitu juga dengan arti
MotherBoard bagi sebuah komputer. Tanpa motherboard, komponen-komponen
lain tidak bisa berfungsi. Dan... seperti halnya tubuh manusia,
motherboard juga ternyata ikut berovolusi. Dari komputer generasi
pertama, hingga generasi yang ada saat ini, MotherBoard terus mengalami
perubahan bentuk. Seiring perubahan bentuk, nama-namanya pun ikut
berubah. Berikut ini sejarah perkembangan bentuk dan nama motherboard.
PC DAN ATX
Motherboard pertama yang populer
adalah motherboard yang didesign untuk PC pertama, yaitu original IBM PC
yang di release pada Agustus 1981. Kemudian IBM mengeluarkan versi
keduanya, yaitu XT, yang di release pada Maret 1983. Motherboad untuk
IBM PC dan XT ini mempunyai bentuk dan ukuran yang sama.
Bedanya? XT memiliki jumlah slot
expansion yang lebih banyak. Coba bandingkan dari kedua gambar dibawah
ini. Gambar pertama (kiri) menunjukkan motherboard untuk Original IBM
PC. Sedangkan gambar kedua (kanan), menunjukkan motherboard untuk XT.
FULL SIZE-AT
Full-Size AT ini mendapatkan
debut pertamanya saat IBM memperkenalkan PC-AT (Advanced Technology)
pada Agustus 1984. Motherboard ini di design untuk memenuhi kebutuhan
processor 16 bit-286 dari Intel, yang membutuhkan lebih banyak ruang
dari yang bisa disediakan oleh motherboard pendahulunya, XT. Coba
perhatikan gambar dibawah ini.
BABY-AT
IBM adalah produsen komputer pertama,
yang menggunakan board terkecil. Yaitu saat IBM memperkenalkan XT-286
pada September 1986. Namun sayangnya, penggunaan nama "XT" ini rupanya
membuat orang jadi bingung. Orang-orang mengira bahwa board XT-286 itu
masih menggunakan teknologi yang sama dengan dengan board yang dibuat
pada 1981 (IBM-XT). Dan hal itu berakitbat buruk bagi penjualan XT-286.
Dan pada saat yang sama,
perusahaan lain juga sedang mengembangkan board seukuran XT namun untuk
kelas AT. Dan mereka berpikir, daripada memberi nama board tersebut
dengan nama XT-size yang akhirnya juga akan membingungkan banyak orang,
mereka akhirnya memutuskan untuk memberinya nama Baby-AT. Nama
ini dipilih agar orang mengerti bahwa board tersebut telah menggunakan
teknologi AT, namun menggunakan ukuran yang lebih kecil.
Dan pada dasarnya, Baby-AT ini
mempunyai ukuran dan design yang sama dengan IBM XT. Bedanya terletak
pada layout dari penempatan lubang untuk mur atau baut yang disesuaikan
dengan gaya dari casing AT. Motherboard ini juga mempunyai tempat yang
spesifik untuk keyboard, dan slot connector yang pas dengan lubang pada
casing. Untuk lebih jelasnya, coba perhatikan gambar dibawah ini.
Baby-AT ini bisa digunakan untuk
menggantikan system yang menggunakan motherboard full-size AT. Baby-AT
juga bisa fit dengan beberapa jenis design casing. Karena
flexibilitasnya inilah, yang membuat Baby-AT sangat populer, dan terus
digunakan dari tahun 1983 hingga awal tahun 1996.
LPX
Motherboard LPX dan mini-LPX ini
secara original di kembangkan oleh Western Digital, tepatnya tahun 1987.
Walau akhirnya Western Digital tidak lagi memproduksi motherboard,
namun design asli dari LPX ini telah banyak ditiru dan terus diproduksi
oleh pabrik pembuat motherboard lainnya.
Namun, akibat dari tidak adanya
design spesifik untuk riser card, hingga menyebabkan tidak adanya
standarisasi dan kesamaan dari masing-masing pabrik dalam hal porsi
penggunaan dari bus riser card ini. Dan itu menyulitkan bagi user untuk
memperbaiki, mengupgrade, atau mengganti system yang menggunakan board
jenis ini. Coba perhatikan gambar dibawah ini.
Nah... itu tadi beberapa
perkembangan yang terjadi pada bentuk dan nama-nama motherboard. Apakah
hanya sampai disitu saja? Nope. Kita memang belum membahas semuanya.
Masih ada beberapa bentuk perubahan motherboard lagi yang belum dibahas
disini. Mengapa belum? Sebab, nanti artikel ini jadi terlalu panjang dan
melelahkan. Jadi... nantikan episode berikut
SEJARAH MOTHERBOARD
Motherboard
alias mainboard alias system board, ketiganya mengacu pada satu barang
yang sama, yakni sebuah papan sirkuit dan panel-panel elektronik yang
menggerakan system PC secara keseluruhan. Secara prinsip, sebuah
motherboard terdiri atas beberapa bagian yakni system CPU (prosesor),
sirkuit clock/timing, Ram, Cache, ROM BIOS, I/O port seperti port
serial, port pararel, slot ekspansi, prot IDE.
Yang perlu diperhatikan!
Terutama sekali, sedikitnya ada 7 hal yang harus diperhatikan pada sebuah motherboard. Ketujuh komponen tersebut adalah :
- Chipset
- Tipe CPU
- Slot dan tipe memori
- Cache memory
- Sistem BIOS
- Slot ekspansi
- Port I/O
Dari
sinilah sesungguhnya problem pada sebuah system PC bisa dilacak atau
dideteksi. Kerusakan di luar 7 komponen tersebut biasanya jarang
terjadi. Kemungkinan yang lain, bila ketujuh komponen ini terlihat
beres-beres saja, patut diduga bahwa masalahnya terletak pada arsitektur
motherboard itu sendiri, entah sirkuit-sirkuitnya, atau
komponen-komponen yang dipergunakannya.Chipset : Komandan data dan proses
Disebut
chipset karena barang satu ini umumnya merupakan sepasang chip yang
mengendalikan prosesor dan fitur-fitur hardware yang ada pada
mortherboard secara menyeluruh. Sepasang chip ini, yang satu buah
disebut North Bright chip dan satu lagi dipanggil South Bridge chip,
bisa dibilang merupakan panglima tertinggi pada sebuah system bernama
motherboard.Saat ini, terdapat banyak motherboard dengan chipset yang
berbeda-beda. Jenis chipset yang digunakan pada motherboard akan
menentukan beberapa hal antara lain:
- Tipe prosesor yang bisa digunakan
- Jenis memori yang bias mendukung system PC dan kapasitas maksimumnya
- Kelengkapan I/O yang mampu disediakan
- Tipe display adapter yang bisa digunakan
- Lebar data pada motgherboarad yang bisa didukung
- Ketersedian fitur-fitur tambahan (misalnya LAN, sound card, atau modem onboard).
Tipe CPU
Terdapat
tiga tipe CPU yang banyak beredar di pasaran yakni CPU keluaran Intel
Corporation, AMD keluaran Advanced Micro Device, dan Cyrix atau VIA C3
keluaran VIA Technologies Corporation. CPU alias prosesor keluaran VIA
sendiri pada umumnya mengikuti platform teknologi yang dikeluarkan oleh
Intel. Artinya, setiap seri prosesor yang dirilis VIA pada umumnya
selalu memiliki kompatibilitas dengan seri prosesor yang dibuat Intel.
Sementara AMD menggunakan platform teknologi yang berbeda dari yang
digunakan oleh Intel, sekalipun teknologi pross yang digunakan oleh
perusahaan ini juga mengikuti apa yang dilakukan Intel. Lantaran
perbedaan platform ini, prosesor AMD menggunakan soket atau slot yang
berbeda dari yang digunakan oleh Intel. Bila Intel menyebut Slot 1, AM
menyebutnya Slot A. pada prosesor soket, belakangan AMD relative lebih
konsisten dalam mengeluarakan tipe soket yang digunakan, yakni
senantiasa menggunakan Soket A yang kompatibel pada seri kecepatan
manapun, yakni soket dengan jumlah pin 462 buah. Bandingkan dengan Intel
yang selalu berubah-ubah, dari soket 370 pin, kemudian menjadi 423 pin,
lalu berubah lagi menjadi 478. akibatnya, kemungkinan untuk
meng-upgrade sebuah prosesor Intel generasi baru selalu harus dibarengi
dengan penggantian motherboard itu sendiri. Berikut adalah sedikit
sejarah perkembangan prosesor Intel dan para clone-nya yang berhasil
disarikan
Debut
Intel dimulai dengan processor seri MCS4 yang merupakan cikal bakal
dari prosesor i4040. Processor 4 bit ini yang direncanakan untuk menjadi
otak calculator , pada tahun yang sama (1971), intel membuat revisi ke
i440. Awalnya dipesan oleh sebuah perusahaan Jepang untuk pembuatan
kalkulator , ternyata prosesor ini jauh lebih hebat dari yang diharapkan
sehingga Intel membeli hak guna dari perusahaan Jepang tersebut untuk
perkembangan dan penelitian lebih lanjut. Di sinilah cikal bakal untuk
perkembangan ke arah prosesor komputer.
Berikutnya
muncul processor 8 bit pertama i8008 (1972), tapi agak kurang disukai
karena multivoltage.. lalu baru muncul processor i8080, disini ada
perubahan yaitu jadi triple voltage, pake teknologi NMOS (tidak PMOS
lagi), dan mengenalkan pertama kali sistem clock generator (pake chip
tambahan), dikemas dalam bentuk DIP Array 40 pins. Kemudian muncul juga
processor2 : MC6800 dari Motorola -1974, Z80 dari Zilog -1976 (merupakan
dua rival berat), dan prosessor2 lain seri 6500 buatan MOST, Rockwell,
Hyundai, WDC, NCR dst. Z80 full compatible dengan i8008 hanya sampai
level bahasa mesin. Level bahasa rakitannya berbeda (tidak kompatibel
level software). Prosesor i8080 adalah prosesor dengan register internal
8-bit, bus eksternal 8-bit, dan memori addressing 20-bit (dapat
mengakses 1 MB memori total), dan modus operasi REAL.
Thn
77 muncul 8085, clock generatornya onprocessor, cikal bakalnya
penggunaan single voltage +5V (implementasi s/d 486DX2, pd DX4 mulai
+3.3V dst). i8086, prosesor dengan register 16-bit, bus data eksternal
16-bit, dan memori addressing 20-bit. Direlease thn 78 menggunakan
teknologi HMOS, komponen pendukung bus 16 bit sangat langka , sehingga
harganya menjadi sangat mahal.
Maka utk menjawab tuntutan pasar muncul i8088 16bit bus internal, 8bit
bus external. Sehingga i8088 dapat memakai komponen peripheral 8bit
bekas i8008. IBM memilih chip ini untuk pebuatan IBM PC karena lebih
murah daripada i8086. Kalau saja CEO IBM waktu itu tidak menyatakan PC
hanyalah impian sampingan belaka, tentu saja IBM akan menguasai pasar PC
secara total saat ini. IBM PC first release Agustus 1981 memiliki 3
versi IBM PC, IBM PC-Jr dan IBM PC-XT (extended technology). Chip i8088
ini sangat populer, sampai NEC meluncurkan sebuah chip yang dibangun
berdasarkan spesifikasi pin chip ini, yang diberi nama V20 dan V30. NEC
V20 dan V30 adalah processor yang compatible dengan intel sampai level
bahasa assembly (software).
Chip 8088 dan 8086 kompatibel penuh dengan program yang dibuat untuk
chip 8080, walaupun mungkin ada beberapa program yang dibuat untuk 8086
tidak berfungsi pada chip 8088 (perbedaan lebar bus) Lalu muncul 80186
dan i80188.. sejak i80186, prosessor mulai dikemas dalam bentuk PLCC,
LCC dan PGA 68 kaki.. i80186 secara fisik berbentuk bujursangkar dengan
17 kaki persisi (PLCC/LCC) atau 2 deret kaki persisi (PGA) dan mulai
dari i80186 inilah chip DMA dan interrupt controller disatukan ke dalam
processor. semenjak menggunakan 286, komputer IBM menggunakan istilah
IBM PC-AT (Advanced Technology)dan mulai dikenal pengunaan istilah
PersonalSystem (PS/1). Dan juga mulai dikenal penggunaan slot ISA 16 bit
yang dikembangkan dari slot ISA 8 bit , para cloner mulai ramai
bermunculan. Ada AMD, Harris & MOS yang compatible penuh dengan
intel. Di 286 ini mulai dikenal penggunaan Protected Virtual Adress Mode
yang memungkinkan dilakukannya multitasking secara time sharing (via
hardware resetting).
Tahun 86 IBM membuat processor dengan arsitektur RISC 32bit pertama
untuk kelas PC. Namun karena kelangkaan software, IBM RT PC ini
“melempem” untuk kelas enterprise, RISC ini berkembang lebih pesat,
setidaknya ada banyak vendor yang saling tidak kompatibel. Lalu untuk
meraih momentum yang hilang dari chip i8086, Intel membuat i80286,
prosesor dengan register 16-bit, bus eksternal 16-bit, mode protected
terbatas yang dikenal dengan mode STANDARD yang menggunakan memori
addressing 24-bit yang mampu mengakses maksimal 16 MB memori. Chip 80286
ini tentu saja kompatibel penuh dengan chip-chip seri 808x sebelumnya,
dengan tambahan beberapa set instruksi baru. Sayangnya chip ini memiliki
beberapa bug pada desain hardware-nya, sehingga gagal mengumpulkan
pengikut.
Pada tahun 1985, Intel meluncurkan desain prosesor yang sama sekali
baru: i80386. Sebuah prosesor 32-bit , dalam arti memiliki register
32-bit, bus data eksternal 32-bit, dan mempertahankan kompatibilitas
dengan prosesor generasi sebelumnya, dengan tambahan diperkenalkannya
mode PROTECTED 32-BIT untuk memori addressing 32-bit, mampu mengakses
maksimum 4 GB , dan tidak lupa tambahan beberapa instruksi baru. Chip
ini mulai dikemas dalam bentuk PGA (pin Grid Array)
Prosesor Intel sampai titik ini belum menggunakan unit FPU secara
- internal
. Untuk dukungan FPU, Intel meluncurkan seri 80×87. Sejak 386 ini mulai
muncul processor cloner : AMD, Cyrix, NGen, TI, IIT, IBM (Blue
Lightning) dst, macam-macamnya : i80386 DX (full 32 bit)
- i80386 SX (murah karena 16bit external)
- i80486 DX (int 487)
- i80486 SX (487 disabled)
- Cx486 DLC (menggunakan MB 386DX, juga yang lain)
- Cx486 SLC (menggunakan MB 386SX)
- i80486DX2
- i80486DX2 ODP
- Cx486DLC2 (arsitektur MB 386)
- Cx486SLC2 (arsitektur MB 386)
- i80486DX4
- i80486DX4 ODP
- i80486SX2
- Pentium
- Pentium ODP
> processor
Processor sering disebut sebagai
otak dan pusat pengendali computer yang didukung oleh kompunen lainnya.
Processor adalah sebuah IC yang mengontrol keseluruhan jalannya sebuah
sistem komputer dan digunakan sebagai pusat atau otak dari komputer.
Processor
terletak pada socket yang telah disediakan oleh motherboard, dan dapat
diganti dengan processor yang lain asalkan sesuai dengan socket yang ada
pada motherboard. Salah satu yang sangat besar pengaruhnya terhadap
kecepatan komputer tergantung dari jenis dan kapasitas processor.
Prosesor
adalah chip yang sering disebut “Microprosessor” yang sekarangukurannya
sudah mencapai Gigahertz (GHz). Ukuran tersebut adalah hitungan
kecepatan prosesor dalam mengolah data atau informasi. Merk prosesor
yang banyak beredar dipasaran adalah AMD, Apple, Cyrix VIA, IBM, IDT,
dan Intel. Bagian dari Prosesor Bagian terpenting dari prosesor terbagi 3
yaitu :
- Aritcmatics Logical Unit (ALU)
- Control Unit (CU)
- Memory Unit (MU)
Fungsi Processor dalam
komponen komputer sangat penting sekali, karena processor merupakan
pusat pengendali dan memproses kerja sebuah komputer. Processor sendiri
pada umumya hanya berfungsi untuk untuk memproses data yang di terima
dari masukan atau input, kemudian akan menghasilkan keluaran atau
output.
Cara kerja processor akan terus terhubung dengan komponen
komputer yang lainnya, terutama hardisk dan RAM. Fungsi Processor juga
di gambarkan sebagai otak dari sebuah komputer itu sendiri, di mana
setiap data akan melalui processor mengeluarkan atau output yang
sepatutnya. Processor juga dikenal sebagai Central Processing Unit atau
ringkasan CPU.
Processor hanya dapat mengenali bahasa mesin yaitu
dengan notasi bilangan biner yang hanya berupa 2 angka saja yaitu 0 dan
1 (01010101). Bilangan biner merupakan notasi untuk perangkat
elektronik di mana bilangan nol (0) menandakan tidak terdapat sinyal
listrik dan bilangan satu (1) menandakan adanya sinyal listrik.
Pada
awalnya fungsi processor hanya untuk pengolahan aritmatika saja,
seperti kalkulator pada saat ini. Namun sekarang ini processor telah
bergeser fungsinya mengarah ke multimedia.
Sejarah Perkembangan Processor
PERKEMBANGAN PROCESSOR DARI GENERASI KE GENERASI
PC didesain berdasar
generasi-generasi CPU yang berbeda. Intel bukan satu-satunya perusahaan
yang membuat CPU, meskipun yang menjadi pelopor diantara yang lain. Pada
tiap generasi yang mendominasi adalah chip-chip Intel, tetapi pada
generasi kelima terdapat beberapa pilihan selain chip Intel.
Processor merupakan bagian sangat
penting dari sebuah komputer, yang berfungsi sebagai otak dari
komputer. Tanpa processor komputer hanyalah sebuah mesin dungu yang tak
bisa apa-apa. Processor yang kita pakai saat ini sudah sangat cepat
sekali. Tentu saja untuk mencapai kecepatan sampai saat ini processor
tersebut mengalami perkembangan. Nah berikut perkembangan processor
mulai dari generasi 4004 microprocessor yang di pakai pada mesin
penghitung Busicom sampai dengan intel Quad-core Xeon.
Perkembangan processor diawali
oleh processor intel pada saat itu hanya satu² nya microprocessor yang
ada. Tetapi pada saat ini sudah banyak beredar processor dari produsen
yang lain, sehingga user sudah bisa mendapatkan processor yang beragam.
1. Microprocessor 4004 (1971)
Processor di awali pada tahun
1971 dimana intel mengeluarkan processor pertamanya yang di pakai pada
mesin penghitung buscom. Ini adalah penemuan yang memulai memasukan
system cerdas kedalam mesin. Processor ini dinamakan microprocessor
4004. Chip intel 4004 ini mengawali perkembangan CPU dengan mempelopori
peletakan seluruh komponen mesin hitung dalam satu IC. Pada saat ini IC
mengerjakan satu tugas saja.
2. Microprocessor 8008 (1972)

Pada
tahun 1972 intel mengeluarkan microprocessor 8008 yang berkecepatan
hitung 2 kali lipat dari MP sebelumnya. MP ini adalah mp 8 bit pertama.
Mp ini juga di desain untuk mengerjakan satu pekerjaan saja.
3. Microprocessor 8080 (1974)
Pada tahun 1974 intel kembali
mengeluarkan mp terbaru dengan seri 8080. Pada seri ini intel melakukan
perubahan dari mp multivoltage menjadi triple voltage, teknologi yang di
pakai NMOS, lebih cepat dari seri sebelumnya yang memakai teknologi PMOS.
Mp ini adalah otak pertama bagi komputer yang bernama altair.Pada saat
ini pengalamatan memory sudah sampai 64 kilobyte. Kecepatanya sampai 10X
mp sebelumnya.
Tahun ini juga muncul mp dari produsen lain seperti
MC6800 dari Motorola -1974, Z80 dari Zilog -1976 (merupakan dua rival
berat), dan prosessor2 lain seri 6500 buatan MOST, Rockwell, Hyundai,
WDC, NCR dst.
GENERASI 1 (Processor 8088 dan 8086)
Processor 8086 (1978) merupakan
CPU 16 bit pertama Intel yang menggunakan bus sistem 16 bit. Tetapi
perangkat keras 16 bit seperti motherboard saat itu terlalu mahal,
dimana komputer mikro 8 bit merupakan standart. Pada 1979 Intel
merancang ulang CPU sehingga sesuai dengan perangkat keras 8 bit yang
ada. PC pertama (1981) mempunyai CPU 8088 ini. 8088 merupakan CPU 16
bit, tetapi hanya secara internal. Lebar bus data eksternal hanya 8 bit
yang memberi kompatibelan dengan perangkat keras yang ada.
Sesungguhnya 8088 merupakan CPU
16/8 bit. Secara logika prosesor ini dapat diberi nama 8086SX. 8086
merupakan CPU pertama yang benar-benar 16 bit di keluarga ini.
GENERASI 2 Processor 80286
286 (1982) juga merupakan
prosessor 16 bit. Prosessor ini mempunyai kemajuan yang relatif besar
dibanding chip-chip generasi pertama. Frekuensi clock ditingkatkan,
tetapi perbaikan yang utama ialah optimasi penanganan perintah. 286
menghasilkan kerja lebih banyak tiap tik clock daripada 8088/8086. Pada
kecepatan awal (6 MHz) berunjuk kerja empat kali lebih baik dari 8086
pada 4.77 MHz. Belakangan diperkenalkan dengan kecepatan clock 8,10,dan
12 MHz yang digunakan pada IBM PC-AT (1984). Pembaharuan yang lain ialah
kemampuan untuk bekerja pada protected mode/mode perlindungan – mode
kerja baru dengan “24 bit virtual address mode”/mode pengalamatan
virtual 24 bit, yang menegaskan arah perpindahan dari DOS ke Windows dan
multitasking. Tetapi anda tidak dapat berganti dari protected kembali
ke real mode / mode riil tanpa mere-boot PC, dan sistem operasi yang
menggunakan hal ini hanyalah OS/2 saat itu.
GENERASI 3 Processor 80386 DX


386
diluncurkan 17 Oktober 1985. 80386 merupakan CPU 32 bit pertama. Dari
titik pandang PC DOS tradisional, bukan sebuah revolusi. 286 yang bagus
bekerja secepat 386SX pertama-walaupun menerapkan mode 32 bit. Prosessor
ini dapat mengalamati memori hingga 4 GB dan mempunyai cara
pengalamatan yang lebih baik daripada 286. 386 bekerja pada kecepatan
clock 16,20, dan 33 MHz. Belakangan Cyrix dan AMD membuat
clones/tiruan-tiruan yang bekerja pada 40 MHz. 386 mengenalkan mode
kerja baru disamping mode real dan protected pada 286. Mode baru itu
disebut virtual 8086 yang terbuka untuk multitasking karena CPU dapat
membuat beberapa 8086 virtual di tiap lokasi memorinya sendiri-sendiri.
80386 merupakan CPU pertama berunjuk kerja baik dengan Windows versi-
versi awal.
Processor 80386SX
Chip
ini merupakan chip yang tidak lengkap yang sangat terkenal dari 386DX.
Prosessor ini hanya mempunyai bus data eksternal 16 bit berbeda dengan
DX yang 32 bit. Juga, SX hanya mempunyai jalur alamat 24. Oleh karena
itu, prosessor ini hanya dapat mengalamati maksimum RAM 16 MB. Prosessor
ini bukan 386 yang sesungguhnya, tetapi motherboard yang lebih murah
membuatnya sangat terkenal.
GENERASI 4 Processor 80486 DX

80486
dikeluarkan 10 April 1989 dan bekerja dua kali lebih cepat dari
pendahulunya. Hal ini dapat terjadi karena penanganan perintah-perintah
x86 yang lebih cepat, lebih-lebih pada mode RISC. Pada saat yang sama
kecepatan bus dinaikkan, tetapi 386DX dan 486DX merupakan chip 32 bit.
Sesuatu yang baru dalam 486 ialah menjadikan satu math
coprocessor/prosesor pembantu matematis.
Sebelumnya, math co-processor yang harus dipasang merupakan chip 387 yang terpisah, 486 juga mempunyai cache L1 8 KB.
Processor 80486 SX

Prosessor ini merupakan chip baru yang tidak lengkap. Math co-processor dihilangkan dibandingkan 486DX.
Processor Cyrix 486SLC
Cyrix
dan Texas Instruments telah membuat serangkaian chip 486SLC. Chip-chip
tersebut menggunakan kumpulan perintah yang sama seperti 486DX, dan
bekerja secara internal 32 bit seperti DX. Tetapi secara eksternal
bekerja hanya pada 16 bit (seperti 386SX). Oleh karena itu, chip-chip
tersebut hanya menangani RAM 16 MB. Lagipula, hanya mempunyai cache
internal 1 KB dan tidak ada mathematical co-processor. Sesungguhnya
chip-chip tersebut hanya merupakan perbaikan 286/386SX. Chip-chip
tersebut bukan merupakan chip-chip clone. Chip-chip tersebut mempunyai
perbedaan yang mendasar dalam arsitekturnya jika dibandingkan dengan
chip Intel.
Processor IBM 486SLC2
IBM
mempunyai chip 486 buatan sendiri. Serangkaian chip tersebut diberi
nama SLC2 dan SLC3. Yang terakhir dikenal sebagai Blue Lightning.
Chip-chip ini dapat dibandingkan dengan 486SX Intel, karena tidak
mempunyai mathematical coprocessor yang menjadi satu. Tetapi mempunyai
cache internal 16 KB (bandingkan dengan Intel yang mempunyai 8 KB). Yang
mengurangi unjuk kerjanya ialah antarmuka bus dari chip 386. SLC2
bekerja pada 25/50 MHz secara eksternal dan internal, sedangkan chip
SLC3 bekerja pada 25/75 dan 33/100 MHz. IBM membuat chip-chip ini untuk
PC mereka sendiri dengan fasilitas mereka sendiri, melesensi logiknya
dari Intel.
Perkembangan 486 Selanjutnya

DX4;
Prosessor-prosessor DX4 Intel mewakili sebuah peningkatan 80486.
Kecepatannya tiga kali lipat dari 25 ke 75 MHz dan dari 33 ke 100 MHz.
Chip DX4 lainnya dipercepat hingga dari 25 ke 83 MHz. DX4 mempunyai
cache internal 16 KB dan bekerja pada 3.3 volt. DX dan DX2 hanya
mempunyai cache 8 KB dan memerlukan 5 volt dengan masalah panas bawaan.
GENERASI 5 Pentium Classic (P54C)
Chip
ini dikembangkan oleh Intel dan dikeluarkan pada 22 Maret 1993.
Prosessor Pentium merupakan super scalar, yang berarti prosessor ini
dapat menjalankan lebih dari satu perintah tiap tik clock. Prosessor ini
menangani dua perintah tiap tik, sebanding dengan dua buah 486 dalam
satu chip. Terdapat perubahan yang besar dalam bus sistem : lebarnya
lipat dua menjadi 64 bit dan kecepatannya meningkat menjadi 60 atau 66
MHz. Sejak itu, Intel memproduksi dua macam Pentium yang bekerja pada
sistem bus 60 MHz (P90, P120, P150, dan P180) dan sisanya, bekerja pada
66 MHz(P100, P133,P166, dan P200).
Cyrix 6×86
Chip
dari perusahaan Cyrix yang diperkenalkan 5 Februari 1996 ini merupakan
tiruan Pentium yang murah. Chip ini kompatibel dengan Pentium, karena
cocok dengan Socket 7. Cyrix memasarkan CPU-CPUnya dengan membandingkan
pada frekuensi clock Intel. Cyrix 6×86 dikenal dengan unjuk kerja yang
buruk pada floating pointnya. Cyrix mempunyai masalah saat menjalankan
NT 4.0.
AMD (Advanced Micro Devices)
Pentium-pentium
AMD seperti chip-chip yang ditawarkan oleh Intel bersaing dengan ketat.
AMD menggunakan teknologi- teknologi mereka sendiri. Oleh karena itu,
prosesornya bukan merupakan clone-clone. AMD mempunyai seri sebagai
berikut : – K5, dapat disamakan dengan Pentium-pentium Classic (dengan
cache L1 16 KB dan tanpa MMX).
- K6, K6-2, dan K6-3 bersaing dengan Pentium MMX dan Pentium II.
- K7 Athlon, Agustus 1999, tidak kompatibel dengan Socket 7.
AMD K5
K5
merupakan tiruan Pentium. K5 lama sebagai contoh dijual sebagai PR133
(Perform Rating). Maksudnya, bahwa chip tersebut akan berunjuk kerja
seperti sebuah Pentium P133. Tetapi, hanya berjalan 100 MHz secara
internal. Chip tersebut masih harus dipasang pada motherboard seperti
sebuah P133. K5 AMD juga ada yang PR166. Chip ini dimaksudkan untuk
bersaing dengan P166 Intel. Bekerja hanya pada 116.6 MHz (1.75 x 66 MHz)
secara internal. Hal ini dikarenakan cache yang dioptimasi dan
perkembangan-perkembangan baru lainnya. Hanya ada fitur yang tidak
sesuai dengan P166 yaitu dalam kerja floating-point. PR133 dan PR166
berharga jauh lebih murah dari jenis Pentium yang sebanding, dan
prosessor ini sangat terkenal pada mesin-mesin dengan harga yang murah.
Pentium MMX (P55C)

Pentium-pentium
P55C diperkenalkan 8 Januari 1997. MMX merupakan kumpulan perintah baru
( 57 integer baru, 4 jenis data baru dan 8 register 64 bit), yang
menambah kemampuan CPU tersebut. Perintah-perintah MMX dirancang untuk
program-program multimedia. Pemrogram dapat menggunakan perintahperintah
ini dalam program-programnya. Hal ini akan memberikan perbaikan dalam
menjalankan program.
IDT Winchip
IDT
merupakan perusahaan yang lebih kecil yang menghasilkan CPU seperti
Pentium MMX dengan harga murah. WinChip C6 pertama IDT diperkenalkan
pada Mei 1997.
AMD K6
K6
AMD diluncurkan 2 April 1997 . Chip ini berunjuk kerja sedikit lebih
baik dari Pentium MMX. Oleh karena itu termasuk dalam keluarga P6.
· Dilengkapi dengan 32+32 KB cache L1 dan MMX.
· Berisi 8.8 juta transistor.
K6
seperti halnya K5 kompatibel dengan Pentium. Maka, dapat diletakkan di
Socket 7, pada motherboard Pentium umumnya, dan ini segera membuat K6
menjadi sangat terkenal.
Cyrix 6×86MX (MII)
Cyrix
juga mempunyai chip dengan unjuk kerja tinggi, berada diantara generasi
ke- 5 dan ke-6. Jenis pertama didudukkan melawan chip Pentium MMX dari
Intel. Jenis berikutnya dapat dibandingkan dengan K6. Prosessor kelompok
P6 yang powerful dari Cyrix diumumkan sebagai “M2”. Diperkenalkan pada
30 Mei 1997 namanya menjadi 6×86MX. Kemudian diberi nama MII. Chip
6×86MX ini kompatibel dengan Pnetium MMX dan dipasangkan pada
motherboard Socket 7 biasa, 6×86MX mempunyai 64 KB cache L1 internal.
Cyrix juga memanfaatkan teknologi yang tidak ditemukan di dalam Pentium
MMX. 6X86MX secara khusus dibandingkan dengan CPU generasi ke-6 lainnya
(Pentium II dan Pro dan K6) karena tidak bekerja berdasar kernel RISC.
6X86MX menjalankan perintah CISC asli seperti Pentium MMX. 6X86MX
mempunyai – seperti semua prosessor dary Cyrix – masalah yang
berhubungan dengan unit FPU. Tetapi, jika hanya digunakan untuk aplikasi
standart, hal ini bukan masalah. Masalah akan muncul jika memainkan
game 3D. 6×86MX chip yang cukup powerful. Tetapi chip-chip ini tidak
punya FPU dan MMX yang berunjuk kerja baik. Chip-chip ini tidak
memasukkan teknologi 3DNow!
AMD K6-2
Versi
“model 8” berikutnya K6 mempunyai nama sandi “Chomper”. Prosessor ini
pada 28 Mei 1998 dipasarkan sebagai K6-2, dan seperti versi model 7 K6
yang asli, dibuat dengan teknologi 0.25 mikron. Chip-chip ini bekerja
hanya dengan 2.2 voltage. Chip ini berhasil menjadi saingan Pentium II
Intel. K6-2 dibuat untuk bus front side (bus sistem) pada kecepatan 100
MHz dan motherboard Super 7. AMD membuat perusahaan lain seperti Via dan
Alladin, membuat chip set baru untuk motherboard Socket 7 tradisional,
setelah Intel tahu 1997 menghentikan platform tersebut. K6-2 juga
diperbaiki dengan unjuk kerja MMX yang dua kali lebih baik dibandingkan
dengan K6 yang awal. K6-2 mempunyai plug-in 3D baru (disebut 3DNow!)
untuk unjuk kerja game yang lebih baik. Terdiri dari 21 perintah baru
yang dapat digunakan oleh pengembang perangkat lunak untuk memberikan
unjuk kerja 3D yang lebih baik.
Dukungan
termasuk dalam DirectX 6.0 untuk Windows. DirectX merupakan multimedia
API, untuk Windows. DirectX merupakan beberapa program yang dapat
meningkatkan unjuk kerja multimedia di dalam semua program Windows.
Multimedia 3DNow! tidak kompatibel dengan MMX, tetapi K6-2 mempunyai MMX
sebaik 3DNow!. Cyrix dan IDT juga meluncurkan CPU dengan 3DNow!.
K6-2
memberi unjuk kerja sangat, sangat bagus. Anda dapat membandingkan
prosessor ini dengan Pentium II. K6-2 350 MHz berunjuk kerja sangat
mirip dengan Pentium II-350, tetapi dijual dengan lebih murah. Dan dapat
menghemat lebih banyak sebab motherboard yang lebih murah.
GENERASI 6 Pentium Pro
Pengembangan
Pentium Pro dimulai 1991, di Oregon. Diperkenalkan pada 1 November,
1995 . Pentium Pro merupakan prosessor RISC murni, dioptimasi untuk
pemrosesan 32 bit pada Windows NT atau OS/2. Fitur yang baru ialah bahwa
cache L2 yang menjadi satu Chip raksasa, dengan chip empat persegi
panjang dan Socket-8nya. Unit CPU dan cache L2 merupakan unit yang
terpisah di dalam chip ini.
Pentium II

Pentium
Pro “Klamath” merupakan nama sandi prosessor puncak Intel. Prosessor
ini mengakhiri seri Pentium Pro yang sebagian terdapat pengurangan dan
sebagaian terdapat perbaikan.
Diperkenalkan 7 Mei 1997, Pentium II mempunyai fitur- fitur :
· CPU diletakkan bersama dengan 512 KB L2 di dalam sebuah modul SECC (Single Edge Contact Cartridge)
· Terhubung dengan motherboard menggunakan penghubung/konektor slot one dan bus P6 GTL+.
· Perintah-perintah MMX.
· Perbaikan menjalankan program 16 bit (menyenangkan bagi pengguna Windows 3.11)
· Penggandaan dan perbaikan cache L1 (16 KB + 16 KB).
· Kecepatan internal meningkat dari 233 MHz ke 300 MHz (versi berikutnya lebih tinggi).
· Cache L2 bekerja pada setengah kecepatan CPU.
Dengan
rancangan yang baru, cache L2 mempunyai bus sendiri. Cache L2 bekerja
pada setengah kecepatan CPU, seperti 133 MHz atau 150 MHz. Jelas
merupakan sebuah kemunduran dari Pentium Pro, yang dapat bekerja pada
200 MHz antara CPU dan cache L2. Hal ini dijawab dengan cache L1.
Dibawah ini terlihat perbandingan tersebut :
Pentium
II telah tersedia dalam 233, 266, 300, 333,350, 400, 450, dan 500 MHz
(kecepatan yang lebih tinggi segera muncul). Dengan chip set 8244BX dan
i810 Pentium II mempunyai unjuk kerja yang baik sekali.
Pentium
II berbentuk kotak plastik persegi empat besar, yang berisi CPU dan
cache. Juga terdapat kontroler kecil (S824459AB) dan kipas pendingin
dengan ukuran yang besar.
Awal
1998 Intel mempunyai masa yang sulit dengan Pentium Pro II yang agak
mahal. Banyak pengguna membeli AMD K6-233M, yang menawarkan unjuk kerja
sangat baik pada harga yang layak.
Maka
Intel membuat merek CPU baru yang disebut Celeron. Prosesor ini sama
dengan Pnetium II kecuali cache L2 yang telah dilepas. Prosessor ini
dapat disebut Pentium II-SX. Pada 1998 Intel mengganti Pentium MMX-nya
dengan Celeron pertama. Kemudian rancangannya diperbaiki. Cartridge
Celeron sesuai dengan Slot 1 dan bekerja pda sistem bus 66 MHz. Clock
internal bekerja pada 266 atau 300 MHz.
Pentium-II Celeron A : Mendocino

technoportmedia.blogspot.com
Bagian
yang menarik dari cartridge baru dengan 128 KB cache L2 di dalam CPU.
Hal ini memberikan unjuk kerja yang sangat baik, karena cache L2 bekerja
pada kecepatan CPU penuh. Celeron 300A merupakan sebuah chip dalam
kartu :
Pentium-II Celeron PPGA : Socket 370
Socket
370 baru untuk Celeron. Prosessor 400 dan 366 MHz (1999) tersedia dalam
plastic pin grid array (PPGA). Socket PGA370 terlihat seperti Socket 7
tradisional.yang mempunyai 370 pin.
Pentium-II Xeon
Pada
26 Juali 1998 Intel mengenalkan cartridge Pentium II baru yang diberi
nama Xeon. Ditujukan untuk server dan pemakai high-end. Xeon merupakan
Pentium II degnan cartridge baru yang sesuai konektor baru yang disebut
Slot two. Modul ini dua kal lebih tinggi dari Pentium II, tetapi ada
perubahan dan perbaikan penting lain :
· Chip RAM cache L2 jenis baru: CSRAM (Custom SRAM), yang bekerja pada kecepatan CPU penuh.
· Ukuran cache L2 yang berbeda : 512, 1024, atau 2048 KB RAM L2.
· Memori RAM hingga 8 GB dapat di-cache.
· Hingga empat atau delapan Xeon dalam satu server.
· Mendukung server yang dicluster.
· Chip set baru 82440GX dan 82450NX.
Chip
Xeon bekerja pada kecepatan clock CPU penuh. Dapat diperkirakan, bahwa
akan mempunyai unjuk kerja yang sama seperti cache L1. Tetapi antarmuka
dari L1 ke L2 bernilai beberapa tik clock pada awal tiap perpindahan,
sehingga ada beberapa kelambatan. Tetapi jika data sudah dipindahkan,
bekerja pada kecepatan clock penuh.
AMD K6-3

AMD K6-3 merupakan model 9 dengan nama sandi “Sharptooth”, yang mungkin memiliki cache tiga tingkat :
· Sedikit perbaikan dibandingkan unit K6-2
· Cache L2 sebesar 258 KB satu chip
· Rancangan cache tiga tingkat
· Bus front side 133 MHz baru.
· Kecepatan clock 400 MHz dengan 450 MHz.
Kedua
cache 64 KB L1 dan 256 KB L2 disatukan dengan chipnya. Cache pada die
L2 ini bekerja pada kecepatan prosesor penuh seperti yang dilakukan pada
Pentium Pro, dan seperti yang dilakukan pada Celeron A dan pada
prosessor Xeon dari Intel.
Hal
ini secara pasti akan banyak meningkatkan kecepatan K6 ! Karena K6-3
digunakan pada motherboard Super 7 dan ruang untuk cache tingkat
berikutnya cache L3. Perancangan cache tiga tingkat dibuat untuk
menggunakan motherboard yang sudah ada hingga 2 MB cache yang on-board.
Ini seharusnya merupakan cache L2 (pada motherboard) yang digunakan
sebagai cache tingkat tiga. Hal ini terjadi secara otomatis, dan semakin
besar cache namapak akan banyak meningkatkan unjuk kerjanya !
Pentium III – Katmai

CPU
P6 pertama dari Intel ialah Pentium Pro. Kemudian didapatkan PentiumII
dalam pelbagai jenis. Dan yang terakhir adalah Pentium III. Maret 1999
Intel mengenalkan kumpulan MMX2 baru yang ditingkatkan untuk perintayh
grafis (diantaranya 70 buah). Perintah ini disebut Katmai New
Instructions (KNI) /Perintah Baru Katmai atau SSE. Perintah ini
ditujukan untuk meningkatkan unjuk kerja game 3D – seperti teknologi
3DNow! AMD. Katmai memasukkan “double precision floating-point single
instruction multiple data”/”floating point dengan ketelitian ganda satu
perintah banyak data” (atau DPFS SIMD untuk singkatnya) yang bekerja
dalam delapan register 128 bit.
KNI
diperkenalkan pada Pentium III 500 MHz baru. Prosessor ini sangat mirip
dengan Pentium II. Menggunakan Slot 1, dan hanya berbeda pada fitur
baru seperti pemaikaian Katmai dan SSE.
Prosessor ini dipasangkan pada motherboard dengan chip set BX dan slot 1.
Prosesor ini mempunyai beberapa fitur :
· Nomer pengenal
· Register baru dan 70 perintah baru
Akhirnya
kecepatan clock dinaikkan hingga 500 MHz dengan ruang untuk peningkatan
lebih lanjut. Pentium III Xeon (dengan nama sandi Tanner) diperkenalkan
17 Maret 1999. Chip Xeon diperbarui dengan semua fitur baru dari
Pentium III. Untuk memanfaatkannya Intel telah mengumumkan chip set
Profusion.
Nomer
pengenal PSN (Processor Serial Number), unik untuk tiap CPU, telah
menyebabkan banyak pembicaraan masalah keamanan. Nomer ini bernilai 96
bit yang diprogram secara elektronik ke dalam tiap chiop. Sesungguhnya
ini berarti inisiatif yang sangat bijaksana, yang dapat membuat
perdagangan elektronik dan penyandian dalam Internet menjadi aman dan
efektif.
GENERASI 7 AMD K-7 Athlon

Processor
AMD utama yang sangat menggemparkan Athlon (K7) diperkenalkan Agustus
1999. Tanggapan Intel (nama sandi Foster) tidak dapat diharapkan hingga
akhir tahun 2000. Dalam bulan-bulan pertama, pasar menanggapi Athlon
sangat positif. Nampaknya (seperti yang diharapkan) untuk mengungguli
Pentium III pada frekuensi clock yang sama.
· Seperti modul pada Pentium II , yang rancangannya sepenuhnya milik AMD. Socket tersebut disebut Slot A.
· Kecepatan clock 600 MHz merupakan versi pertama.
· Cache L2 mencapai 8 MB (minimum 512 KB, tanpa tambahan TAG-RAM).
· Cache L1 128 KB.
· Berisi 22 juta transistor (Pentium III mempunyai 9.3 juta).
· Bus jenis baru
·
Jenis bus sistem yang benar-benar baru, yang pada versi pertama akan
bekerja pada 200 MHz. Peningkatan hingga 400 MHz diharapkan kemudian.
Kecepatan RAM 200MHz merupakan dua kali lebih cepat daripada semua CPU
Intel yang ada. Kecepatan yang tinggi ini akan memerlukan RAM cepat yang
baru untuk memperoleh keuntungan penuh dari akibat ini.
·
Bus backside yang bebas, yang menghubungkan cache L2. Disini kecepatan
clock dapat menjadi ¼, 1/3, 2/3 atau sama dengan frekuensi CPU internal.
Hal itu merupakan sistem yang sama seperti yang digunakan pada sistem
P6 dimana kecepatan L2 bisa setengah (Celeron, Pentium II dan III) atau
kecepatan CPU penuh (seperti Xeon).
· Pengkodean yang berat dan DPU
·
Tiga pengkode perintah menerjemahkan perintah program RISCx86 ke
perintah RISC yang efektif, ROP, dimana hingga 9 perintah dapat
dijalankan secara sererntak. Uji coba pertama menunjukkan pengkodean 2.8
perintah CISC tiap putaran clock. Hal ini kira-kira 30% lebih baik dari
Pentium II dan III.
·
Dapat menangani dan menyusun kembali hingga 72 perintah (diluar ROP)
secara serentak (Pentium III dapat melakukan 40, K6-2 hanya 24).
·
Unjuk kerja FPU yang hebat dengan tiga perintah serentak dan satu GFLOP
pada 500 floating point. Dua GFLOP dengan perintah MMX dan 3DNow! Hal
itu sedikitnya sama dengan unjuk kerja Pentium III dengan memanfaatkan
secara penuh Katmai. Mesin 3DNow! bahkan sudah diperbaiki dibandingkan
pada K6-3.
·
AMD tidak punya lisensi untuk menggunakan rancang bangun Slot 1,
sehingga rangkaian logika kontroler datang dari Digital Equipment Corp.
Disebut EV6 dan dirancang untuk CPU Alpha 21264. Perusahaan AMD
merencanakan untuk mengembangkan chip set mereka sendiri, tetapi rancang
bangunnya akan menjadi bebas royalti untuk digunakan. Hal ini
menjadikan prosessor pertama AMD yang menggunakan motherboard dan chip
set yang dirancang khusus oleh AMD sendiri.
·
Penggunaan bus EV6 memberi banyak lebar band daripada Intel GTL+. Hal
ini berarti bahwa Athlon mempunyai kemampuan untuk bekerja dengan jenis
RAM baru seperti RDRAM. Juga penggunaan 128 KB cache L1 yang cukup
berat. Cache L1 penting jika kecepatan clock meningkat dan 128 KB dua
kali dari ukuran milik Pentium II.
·
Athlon akan hadir dalam beberapa versi. Versi “paling lambat” mempunyai
cache L2 yang bekerja sepertiga kecepatan CPU, dimana yang paling bagus
akan bekerja pada kecepatan CPU penuh (seperti yang dilakukan oleh
Xeon). Athlon akan memberi persainga n Intel dalam segala lapisan
termasuk server, yang dapat dibandingkan dengan prosessor Xeon.
Generasi ke 8 Intel Core 2 duo
Processor
generasi ke 8 adalah Core 2 Duo yang di luncurkan pada juli 2007.
Processor ini memakai microprocessor dengan arsitektur x86. Arsitektur
tersebut oleh Intel dinamakan dengan Intel Core Microarchitecture, di
mana arsitektur tersebut menggantikan arsitektur lama dari Intel yang
disebut dengan NetBurst sejak tahun 2000 yang lalu. Penggunaan Core 2
ini juga menandai era processor Intel yang baru, di mana brand Intel
Pentium yang sudah digunakan sejak tahun 1993 diganti menjadi Intel
Core.
Pada
desain kali ini Core 2 sangat berbeda dengan NetBurst. Pada NetBurst
yang diaplikasikan dalam Pentium 4 dan Pentium D, Intel lebih
mengedepankan clock speed yang sangat tinggi. Sedangkan pada arsitektur
Core 2 yang baru tersebut, Intel lebih menekankan peningkatan dari
fitur-fitur dari CPU tersebut, seperti cache size dan jumlah dari core
yang ada dalam processor Core 2. Pihak Intel mengklaim, konsumsi daya
dari arsitektur yang baru tersebut hanya memerlukan sangat sedikit daya
jika dibandingkan dengan jajaran processor Pentium sebelumnya.
Processor
Intel Core 2 mempunyai fitur antara lain EM64T, Virtualization
Technology, Execute Disable Bit, dan SSE4. Sedangkan, teknologi terbaru
yang diusung adalah LaGrande Technology, Enhanced SpeedStep Technology,
dan Intel Active Management Technology (iAMT2).
Berikut
adalah beberapa codenamed dari core processor yang terdapat pada produk
processor Intel Core 2, tentunya codenamed tersebut mempunyai perbedaan
antara satu dengan yang lainnya.
CONROE

Core
processor dari Intel Core 2 Duo yang pertama diberi kode nama Conroe.
Processor ini dibangun dengan menggunakan teknologi 65 nm dan ditujukan
untuk penggunaan desktop menggantikan jajaran Pentium 4 dan Pentium D.
Bahkan pihak Intel mengklaim bahwa Conroe mempunyai performa 40% lebih
baik dibandingkan dengan Pentium D yang tentunya sudah menggunakan dual
core juga. Core 2 Duo hanya membutuhkan daya yang lebih kecil 40%
dibandingkan dengan Pentium D untuk menghasilkan performa yang sudah
disebutkan di atas.
Processor
yang sudah menggunakan core Conroe diberi label dengan “E6×00”.
Beberapa jenis Conroe yang sudah beredar di pasaran adalah tipe E6300
dengan clock speed sebesar1.86 GHz, tipe E6400 dengan clock speed
sebesar 2.13 GHz, tipe E6600 dengan clock speed sebesar 2.4 GHz, dan
tipe E6700 dengan clock speed sebesar 2.67 GHz. Untuk processor dengan
tipe E6300 dan E6400 mempunyai Shared L2 Cache sebesar 2 MB, sedangkan
tipe yang lainnya mempunyai L2 cache sebesar 4 MB. Jajaran dari
processor ini memiliki FSB (Front Side BUS) sebesar 1066 MT/s
(Megatransfer) dan daya yang dibutuhkan hanya sebesar 65 Watt TDP
(Thermal Design Power).
Berdasarkan
pengetesan yang ada dalam beberapa situs yang kami temukan, sampai
dengan tulisan ini diturunkan processor dari keluarga Core 2 tersebut
mampu menandingi musuh besarnya, yaitu AMD. Dan pada saat
di-overclocking sampai sebesar 4 GHz sekalipun, processor dengan tipe
E6600 dan E6700 masih mampu berkerja secara stabil walaupun multipliers
yang dimiliki sangat terbatas. Hasil tersebut mematahkan anggapan dari
komunitas overclocker yang menganggap bahwa processor buatan Intel tidak
untuk di-overclocking. Faktanya dari beberapa processor yang dites oleh
beberapa situs tersebut, Intel Core 2 Duo malah mampu mengungguli AMD
yang sudah sekian lama menjadi “raja” dari jajaran processor yang
digunakan untuk desktop terutama fitur 3D Now!-nya.
CONROE XE

Core
processor berikutnya adalah Conroe XE yang saat ini banyak menjadi
bahan perbincangan. Conroe XE sendiri adalah core processor dari Intel
Core 2 Extreme yang diluncurkan bersamaan dengan Intel Core 2 Duo pada
27 Juli 2006. Conroe XE mempunyai tenaga lebih dibandingkan dengan
Conroe. Tipe pertama dan satusatunya yang dikeluarkan oleh Intel untuk
jajaran processor Core 2 Extreme adalah X6800 dan sudah beredar di
pasaran saat ini meskipun jumlahnya sangat terbatas.
Processor
Intel Core 2 yang sudah memakai Intel Core 2 Extreme dengan core Conroe
XE ini akan menggantikan posisi dari Processor Pentium 4 EE (Extreme
Edition) dan Dual Core Extreme Edition. Core 2 Extreme mempunyai clock
speed sebesar 2.93 GHz dan FSB sebesar 1066 MT/s. Keluarga dari Conroe
XE memerlukan TDP hanya sebesar 75 sampai 80 Watt. Dalam keadaan full
load temperature processor dari X6800 yang dihasilkan tidak akan
melebihi 450C. Lain lagi jika fungsi SpeedStep-nya berada dalam keadaan
aktif. Jika aktif, maka temperatur processor saat keadaan idle yang
dihasilkan oleh X6800 hanya berkisar sekitar 250C. Cukup mengesankan,
mengingat pada generasi sebelumnya processor Intel Pentium 4 Extreme
Edition menghasilkan panas yang bisa dikatakan sangat tinggi.
Hampir
sama seperti Core 2 Duo, Core 2 Extreme memiliki shared L2 cache
sebesar 4 MB hanya saja perbedaan yang paling terlihat dari kedua Conroe
tersebut adalah kecepatan dari masing-masing clock speednya saja.
Sebenarnya untuk sebuah processor sekelas “Extreme Edition”, perbedaan
seharusnya bisa lebih banyak lagi, bukan hanya didasarkan pada besar
kecilnya clock speed-nya saja. Selain perbedaan clock speed tersebut,
Core 2 Extreme mempunyai fitur untuk merubah multipliers sampai 11x
(step) untuk mendapatkan hasil overclocking yang maksimal. Fitur-fitur
unik lain yang disertakan juga pada Core 2 Extreme Edition kali ini
adalah FSB yang lebih besar, L2 cache lebih besar, dan adanya L3 cache.
Intel
Core 2 Extreme Edition dengan tipe X6800 mempunyai kinerja 36% lebih
tinggi dibandingkan dengan AMD Athlon 64 FX-62. Core 2 Extreme Edition
X6800 mampu dioverclock sampai 3.4 GHz hanya dengan menggunakan sebuah
heatsink standar saja, kemampuan yang cukup luar biasa kami rasa karena
dengan begitu Anda tidak membutuhkan dana tambahan untuk sebuah
heatsink.
AMD Athlon 64

Dirilis
pada 23 September 2003,Athlon 64 merupakan processor produksi perdana
AMD untuk keluarga CPU K8 yang ditujukan untuk pasar komputer desktop dan laptop. Secara bersamaan, AMD juga merilis Athlon 64 FX,versi lain dari Athlon 64 yang ditujukan untuk pengguna enthusiast.
Fitur
utama dari arsitektur K8 adalah pengimplementasian teknologi 64-bit
(AMD64). Walaupun beroperasi sebagai processor 64-bit,Athlon tetap
mendukung aplikasi berbasis 8-bit, 16-bit, dan 32-bit. Selain itu, ada
beberapa fitur dasar yang dimiliki arsitektur K8, seperti :
- L1-cache sebesar 128KB, sedangkan kapasitas L2-cache bervariasi, antara lain 512KB atau 1MB, tergantung variannya.
- Memory controller
terintegrasi pada processor sehingga berjalan dengan clockrate yang sama
dengan clockrate processor. Akses data ke memory pun lebih “pendek”
dibandingkan bila memory berada di “north bridge” sehingga dapat
memperkecil latency secara segnifikan.
- Menggunakan teknologi Hyper
Transport(HT) untuk menggantukan FSB tradisional dimana processor
terhubung dengan komponen lainnya dengan menggunakan link dengan
bandwith yang lebih tinggi, dan latency yang rendah.
- Dukungan untuk instruksi SSE2 dan mulai dari Arhlon 64 revisi core E3 (Venice), ditambahkan pula dukungan untuk instruksi SSE3.
Athlon
64 awalnya menggunakan proses pabrikasi 130 nm, kemudian beralih
menggunakan proses pabrikasi 90 nm, dan 60 nm. Dukungan processor yang
digunakan Athlon 64, yaitu :
- “Socket 754”, menggunakan interface memori 64-bit (Single Channel), dan frekuensi Hyper Transport 800 MHz.
- “Socket 939”, menggunakan interface memory 128-bit (Dual Channel), dan frekuensi Hyper Transport 1000 MHz.
- “Socket AM2”, dimana untuk
kali pertamanya mendukung penggunaan memory DDR2 SDRAN sehingga
meningkatkan bandwith memory hingga 12,8 Gb/sec.
Sedangkan untuk Athlon 64 FX, selain menggunakan “Socket 939” dan “Socket AM2”, juga menggunakan “Socket 940” dan “Socket F”.
Processor
pertama yang menggunakan arsitektur K8 adalah AMD Opteron. Processor
ini dirilis pada 22 April 2003, dan merupaka processor kelas
Server/workstation. AMD Opteron diproduksi dengan pilihan frekuensi 1400
MHz – 3000 MHz, menggunakan “Socket 939” dan “Socket 940”. AMD Opteron
didesain dalam 3 versi, yaitu : Processor untuk system uni-processor,
system dual-processor, dan system dengan 4 hingga 8 processor.
Pentium 4 Prescott

Walaupun
menggunakan nama Pentium 4, processor yang dirilis 1 Februari 2004 ini,
arsitekturnya sudah mengalami perubahan dari arsitektur Pentium 4
sebelumnya. Processor ini diproduksi untuk memenuhi ambisi Intel
mencapai frekuensi lebih tinggi dengan meningkatkan pipeline processor,
dan menjadi salah satu processor yang haus akan daya.
Pentium
4 Prescott diproeduksi dalam dua versi, yang mendukung teknologi
Hyper-Threading dengan FSB 800 MT/s, dan yang tidak mendukung teknologi
Hyper-Threading dengan FSB 533 MT/s. Selain dukungan fitur-fitur dasar
seperti “MMX”, “SSE” dan “SSE2” pada semua model Prescott, Intel juga
menambahkan fitur “SSE3” dan kapasitas L2-cache menjadi 1024 KB, Untuk
beberapa model dilengkapi dukungan teknologi 64-bit “Intel 64”
(implementasi x86-64), dan dukungan untuk teknologi “XD bit”
(implementasi NX bit).
GENERASI KE-9
Intel Core 2


Keluarga
Microprocessor Core 2 diperkenalkan pertama kali pada tanggal 27 Juli
2006, berbasis microarchitecture “Intel Core”. Diproduksi dalam beberapa
versi, “Solo” (single-core/satu into, hanya tersedia dalam versi
mobile), “Duo” (dual-core/dua inti), “Quad” (quad-core/empat inti), dan
menyusul pada 2007, versi “Extreme” (Dua atau empat inti). Processor
Core 2 Duo memiliki dua core dalam sati die. Sedangkan pada processor Core 2 Quad, Intel menggunakan teknologi Multi-Chip Module, dimana processor terdiri dari dua die, dan masing-masing die sana dengan sebuah Core 2 Duo.
Pada
processor Core 2 tertanam 167 juta hingga 820 juta ransistor,
menggunakan teknologi 65 nm dan 45 nm. Kapasitas L1-cache Core 2 sebesar
64 KB pada masing-masing core processor, sedangkan kapasitas L2-cache
bervariasi antara 2 MB, hingga 12 MB (2 x 6 MB) dan FSB antara 533 MT/s
hingga 1600 MT/s, tergantung modelnya.
Semua
model processor Core 2 mendukung fitur “MMX”, “SSE”, “SSE2”, “SSE3”,
“SSSE3”, “Enhanced Intel SpeedStep Technology”(EIST), “Intel 64”
(implementasi x86-64) “XD bit” (Implementasi dari NX bit), serta “iAMT2”
(Intel Active Management). Untuk beberapa model, Intel menambahkan
dukungan fitur “Intel VT-x” (Intel Virtualization Technologi for x86),
“TXT” (Trusted Execution Technology), dan “SSE4” (Penryn).
Walaupun
processor Core 2 berjalan pada frekuensi yang lebih rendah dibandingkan
dengan Pentium 4, namun dengan arsitekturnya yang lebih efisien membuat
peforma Core 2 jauh lebih baik.
Transisi Generasi ke-9

Intel
Pentium D dirilis pada 25 Mei 2005, processor dua core yang kedua
core-nya tidak berada dalam satu die. Processor ini memiliki dua die
yang masing-masing berisi satu core. Processor ini berbasis
mikro-arsitektur Intel NetBurst dan memiliki hampir semua fitur
Prescott/Cedar Mill, plus beberapa fitur baru seperti “EIST”, “Intel
64”, “XD bit”, serta untuk beberapa model juga memiliki fitur “Intel
VT-x). Secara keseluruhan, peningkatan peforma Pentium D tidak terlalu
signifikan dibandingkan dengan Pentium 4,walaupun mengonsumsi daya yang
lebih tinggi dibandingkan Pentium 4.
Intel Pentium Dual-Core

Walaupun
menggunakan nama Pentium, processor ini berbasis mikro-arsitektur
“Intel Core”, sehingga memiliki fitur-fitur dasar microarchitecture
“Intel Core”. Dukungan fitur “Intel VT-x” baru tersedia pada seri
“Wolfdale-2M”, itupun hanya untuk beberapa model. Pilihan clockspeed
yang tersedia antara 1,3 GHz hingga 2,8 Ghz dengan FSB 533 MHz, hingga
1066 MHz, serta kapasitas L2-cache 1MB-2MB.
> RAM
RAM adalah memory tempat penyimpanan sementara pada saat komputer dijalankan dan dapat diakses secara acak atau random.
Fungsi dari RAM adalah mempercepat pemprosesan data pada komputer. Semakin besar RAM yang dimiliki, semakin cepatlah komputer.
Sejarah RAM (random access memory)
1. RAM
merupakan
singkatan dari Random Access Memory ditemukan oleh Robert Dennard dan
diproduksi secara besar - besaran oleh Intel pada tahun 1968, jauh
sebelum PC ditemukan oleh IBM pada tahun 1981. Dari sini lah
perkembangan RAM bermula. Pada awal diciptakannya, RAM membutuhkan
tegangan 5.0 volt untuk dapat berjalan pada frekuensi 4,77MHz, dengan
waktu akses memori (access time) sekitar 200ns (1ns = 10-9 detik).
2. D R A M
Pada tahun 1970, IBM
menciptakan sebuah memori yang dinamakan DRAM. DRAM sendiri merupakan
singkatan dari Dynamic Random Access Memory.
Dinamakan Dynamic karena
jenis memori ini pada setiap interval waktu tertentu, selalu
memperbarui keabsahan informasi atau isinya. DRAM mempunyai frekuensi
kerja yang bervariasi, yaitu antara 4,77MHz hingga 40MHz.
3. FP RAM

Fast
Page Mode DRAM atau disingkat dengan FPM DRAM ditemukan sekitar tahun
1987. Sejak pertama kali diluncurkan, memori jenis ini langsung
mendominasi pemasaran memori, dan orang sering kali menyebut memori
jenis ini “DRAM” saja, tanpa menyebut nama FPM. Memori jenis ini bekerja
layaknya sebuah indeks atau daftar isi. Arti Page itu sendiri merupakan
bagian dari memori yang terdapat pada sebuah row address. Ketika sistem
membutuhkan isi suatu alamat memori, FPM tinggal mengambil informasi
mengenainya berdasarkan indeks yang telah dimiliki. FPM memungkinkan
transfer data yang lebih cepat pada baris (row) yang sama dari jenis
memori sebelumnya. FPM bekerja pada rentang frekuensi 16MHz hingga 66MHz
dengan access time sekitar 50ns. Selain itu FPM mampu mengolah transfer
data (bandwidth) sebesar 188,71 Mega Bytes (MB) per detiknya.Memori FPM
ini mulai banyak digunakan pada sistem berbasis Intel 286, 386 serta
sedikit 486.
4. EDO RAM

Pada
tahun 1995, diciptakanlah memori jenis Extended Data Output Dynamic
Random Access Memory (EDO DRAM) yang merupakan penyempurnaan dari FPM.
Memori EDO dapat mempersingkat read cycle-nya sehingga dapat
meningkatkan kinerjanya sekitar 20 persen. EDO mempunyai access time
yang cukup bervariasi, yaitu sekitar 70ns hingga 50ns dan bekerja pada
frekuensi 33MHz hingga 75MHz. Walaupun EDO merupakan penyempurnaan dari
FPM, namun keduanya tidak dapat dipasang secara bersamaan, karena adanya
perbedaan kemampuan.Memori EDO DRAM banyak digunakan pada sistem
berbasis Intel 486 dan kompatibelnya serta Pentium generasi awal.
5. SDRAM PC66

Pada
peralihan tahun 1996 - 1997, Kingston menciptakan sebuah modul memori
dimana dapat bekerja pada kecepatan (frekuensi) bus yang sama / sinkron
dengan frekuensi yang bekerja pada prosessor. Itulah sebabnya mengapa
Kingston menamakan memori jenis ini sebagai Synchronous Dynamic Random
Access Memory (SDRAM). SDRAM ini kemudian lebih dikenal sebagai PC66
karena bekerja pada frekuensi bus 66MHz. Berbeda dengan jenis memori
sebelumnya yang membutuhkan tegangan kerja yang lumayan tinggi, SDRAM
hanya membutuhkan tegangan sebesar 3,3 volt dan mempunyai access time
sebesar 10ns.
Dengan kemampuannya yang terbaik saat itu dan telah
diproduksi secara masal, bukan hanya oleh Kingston saja, maka dengan
cepat memori PC66 ini menjadi standar memori saat itu. Sistem berbasis
prosessor Soket 7 seperti Intel Pentium klasik (P75 - P266MMX) maupun
kompatibelnya dari AMD, WinChip, IDT, dan sebagainya dapat bekerja
sangat cepat dengan menggunakan memori PC66 ini. Bahkan Intel Celeron II
generasi awal pun masih menggunakan sistem memori SDRAM PC66.
6. SDRAM PC100

Selang
kurun waktu setahun setelah PC66 diproduksi dan digunakan secara masal,
Intel membuat standar baru jenis memori yang merupakan pengembangan
dari memori PC66. Standar baru ini diciptakan oleh Intel untuk
mengimbangi sistem chipset i440BX dengan sistem Slot 1 yang juga
diciptakan Intel. Chipset ini didesain untuk dapat bekerja pada
frekuensi bus sebesar 100MHz. Chipset ini sekaligus dikembangkan oleh
Intel untuk dipasangkan dengan prosessor terbaru Intel Pentium II yang
bekerja pada bus 100MHz. Karena bus sistem bekerja pada frekuensi 100MHz
sementara Intel tetap menginginkan untuk menggunakan sistem memori
SDRAM, maka dikembangkanlah memori SDRAM yang dapat bekerja pada
frekuensi bus 100MHz. Seperti pendahulunya PC66, memori SDRAM ini
kemudian dikenal dengan sebutan PC100.
Dengan menggunakan
tegangan kerja sebesar 3,3 volt, memori PC100 mempunyai access time
sebesar 8ns, lebih singkat dari PC66. Selain itu memori PC100 mampu
mengalirkan data sebesar 800MB per detiknya.
Hampir sama dengan
pendahulunya, memori PC100 telah membawa perubahan dalam sistem
komputer. Tidak hanya prosessor berbasis Slot 1 saja yang menggunakan
memori PC100, sistem berbasis Soket 7 pun diperbarui untuk dapat
menggunakan memori PC100. Maka muncullah apa yang disebut dengan sistem
Super Soket 7. Contoh prosessor yang menggunakan soket Super7 adalah AMD
K6-2, Intel Pentium II generasi akhir, dan Intel Pentium II generasi
awal dan Intel Celeron II generasi awal.
7. DR DRAM

Pada
tahun 1999, Rambus menciptakan sebuah sistem memori dengan arsitektur
baru dan revolusioner, berbeda sama sekali dengan arsitektur memori
SDRAM.Oleh Rambus, memori ini dinamakan Direct Rambus Dynamic Random
Access Memory. Dengan hanya menggunakan tegangan sebesar 2,5 volt, RDRAM
yang bekerja pada sistem bus 800MHz melalui sistem bus yang disebut
dengan Direct Rambus Channel, mampu mengalirkan data sebesar 1,6GB per
detiknya! (1GB = 1000MHz). Sayangnya kecanggihan DRDRAM tidak dapat
dimanfaatkan oleh sistem chipset dan prosessor pada kala itu sehingga
memori ini kurang mendapat dukungan dari berbagai pihak. Satu lagi yang
membuat memori ini kurang diminati adalah karena harganya yang sangat
mahal.
8. RDRAM PC800

Masih
dalam tahun yang sama, Rambus juga mengembangkan sebuah jenis memori
lainnya dengan kemampuan yang sama dengan DRDRAM. Perbedaannya hanya
terletak pada tegangan kerja yang dibutuhkan. Jika DRDRAM membutuhkan
tegangan sebesar 2,5 volt, maka RDRAM PC800 bekerja pada tegangan 3,3
volt. Nasib memori RDRAM ini hampir sama dengan DRDRAM, kurang diminati,
jika tidak dimanfaatkan oleh Intel.
Intel yang telah berhasil
menciptakan sebuah prosessor berkecepatan sangat tinggi membutuhkan
sebuah sistem memori yang mampu mengimbanginya dan bekerja sama dengan
baik. Memori jenis SDRAM sudah tidak sepadan lagi. Intel membutuhkan
yang lebih dari itu. Dengan dipasangkannya Intel Pentium4, nama RDRAM
melambung tinggi, dan semakin lama harganya semakin turun.
9. SDRAM PC133

Selain
dikembangkannya memori RDRAM PC800 pada tahun 1999, memori SDRAM
belumlah ditinggalkan begitu saja, bahkan oleh Viking, malah semakin
ditingkatkan kemampuannya. Sesuai dengan namanya, memori SDRAM PC133 ini
bekerja pada bus berfrekuensi 133MHz dengan access time sebesar 7,5ns
dan mampu mengalirkan data sebesar 1,06GB per detiknya. Walaupun PC133
dikembangkan untuk bekerja pada frekuensi bus 133MHz, namun memori ini
juga mampu berjalan pada frekuensi bus 100MHz walaupun tidak sebaik
kemampuan yang dimiliki oleh PC100 pada frekuensi tersebut.
10. SDRAM PC150

Perkembangan
memori SDRAM semakin menjadi - jadi setelah Mushkin, pada tahun 2000
berhasil mengembangkan chip memori yang mampu bekerja pada frekuensi bus
150MHz, walaupun sebenarnya belum ada standar resmi mengenai frekunsi
bus sistem atau chipset sebesar ini. Masih dengan tegangan kerja sebesar
3,3 volt, memori PC150 mempunyai access time sebesar 7ns dan mampu
mengalirkan data sebesar 1,28GB per detiknya.
Memori ini sengaja
diciptakan untuk keperluan overclocker, namun pengguna aplikasi game dan
grafis 3 dimensi, desktop publishing, serta komputer server dapat
mengambil keuntungan dengan adanya memori PC150.
11. DDR SDRAM

Masih
di tahun 2000, Crucial berhasil mengembangkan kemampuan memori SDRAM
menjadi dua kali lipat. Jika pada SDRAM biasa hanya mampu menjalankan
instruksi sekali setiap satu clock cycle frekuensi bus, maka DDR SDRAM
mampu menjalankan dua instruksi dalam waktu yang sama. Teknik yang
digunakan adalah dengan menggunakan secara penuh satu gelombang
frekuensi. Jika pada SDRAM biasa hanya melakukan instruksi pada
gelombang positif saja, maka DDR SDRAM menjalankan instruksi baik pada
gelombang positif maupun gelombang negatif. Oleh karena dari itu memori
ini dinamakan DDR SDRAM yang merupakan kependekan dari Double Data Rate
Synchronous Dynamic Random Access Memory.
Dengan memori DDR
SDRAM, sistem bus dengan frekuensi sebesar 100 - 133 MHz akan bekerja
secara efektif pada frekuensi 200 - 266 MHz. DDR SDRAM pertama kali
digunakan pada kartu grafis AGP berkecepatan ultra. Sedangkan penggunaan
pada prosessor, AMD ThunderBird lah yang pertama kali memanfaatkannya.
12. DDR RAM

Pada
1999 dua perusahaan besar microprocessor INTEL dan AMD bersaing ketat
dalam meningkatkan kecepatan clock pada CPU. Namun menemui hambatan,
karena ketika meningkatkan memory bus ke 133 Mhz kebutuhan Memory (RAM)
akan lebih besar. Dan untuk menyelesaikan masalah ini maka dibuatlah DDR
RAM (double data rate transfer) yang awalnya dipakai pada kartu grafis,
karena sekarang anda bisa menggunakan hanya 32 MB untuk mendapatkan
kemampuan 64 MB. AMD adalah perusahaan pertama yang menggunakan DDR RAM
pada motherboardnya.
13. DDR2 RAM

Ketika
memori jenis DDR (Double Data Rate) dirasakan mulai melambat dengan
semakin cepatnya kinerja prosesor dan prosesor grafik, kehadiran memori
DDR2 merupakan kemajuan logis dalam teknologi memori mengacu pada
penambahan kecepatan serta antisipasi semakin lebarnya jalur akses
segitiga prosesor, memori, dan antarmuka grafik (graphic card) yang
hadir dengan kecepatan komputasi yang berlipat ganda.
Perbedaan
pokok antara DDR dan DDR2 adalah pada kecepatan data serta peningkatan
latency mencapai dua kali lipat. Perubahan ini memang dimaksudkan untuk
menghasilkan kecepatan secara maksimum dalam sebuah lingkungan komputasi
yang semakin cepat, baik di sisi prosesor maupun grafik.
Selain
itu, kebutuhan voltase DDR2 juga menurun. Kalau pada DDR kebutuhan
voltase tercatat 2,5 Volt, pada DDR2 kebutuhan ini hanya mencapai 1,8
Volt. Artinya, kemajuan teknologi pada DDR2 ini membutuhkan tenaga
listrik yang lebih sedikit untuk menulis dan membaca pada memori.
Teknologi
DDR2 sendiri lebih dulu digunakan pada beberapa perangkat antarmuka
grafik, dan baru pada akhirnya diperkenalkan penggunaannya pada
teknologi RAM. Dan teknologi DDR2 ini tidak kompatibel dengan memori DDR
sehingga penggunaannya pun hanya bisa dilakukan pada komputer yang
memang mendukung DDR2.
14. DDR3 RAM

RAM
DDR3 ini memiliki kebutuhan daya yang berkurang sekitar 16%
dibandingkan dengan DDR2. Hal tersebut disebabkan karena DDR3 sudah
menggunakan teknologi 90 nm sehingga konsumsi daya yang diperlukan hanya
1.5v, lebih sedikit jika dibandingkan dengan DDR2 1.8v dan DDR 2.5v.
Secara teori, kecepatan yang dimiliki oleh RAM ini memang cukup memukau.
Ia mampu mentransfer data dengan clock efektif sebesar 800-1600 MHz.
Pada clock 400-800 MHz, jauh lebih tinggi dibandingkan DDR2 sebesar
400-1066 MHz (200- 533 MHz) dan DDR sebesar 200-600 MHz (100-300 MHz).
Prototipe dari DDR3 yang memiliki 240 pin. Ini sebenarnya sudah
diperkenalkan sejak lama pada awal tahun 2005. Namun, produknya sendiri
benar-benar muncul pada pertengahan tahun 2007 bersamaan dengan
motherboard yang menggunakan chipset Intel P35 Bearlake dan pada
motherboard tersebut sudah mendukung slot DIMM
pengertian dan fungsi ROM
Read Only Memory adalah suatu
hardware berupa memori yang hanya dapat dibaca. Pada ROM, kita tidak
dapat mengisi atau menulisi data sewaktu-waktu seperti pada RAM.
walaupun keduanya sama-sama dapat diakses secara acak.memori jenis ini
memang lebih lambat, tapi data pada ROM tidak akan hilang dan tidak
berubah walau komputer dalam keadaan mati/off karena ROM dapat menyimpan
data tanpa membutuhkan daya listrik. Adapun bentuk dari ROM modern ini
sering ditemukan dalam bentu IC (integrated circuit). Fungsi daripada
ROM adalah sebagai media penyimpanan firmware, yaitu software (perangkat
lunak) yang berhubungan dengan hardware (perangkat keras). seperti ROM
BIOS, dimana BIOS tersebut
dapat
langsung di eksekusi dengan cepat, tanpa harus menunggu untuk
menyalakan perangkat media penyimpanan lebih dulu seperti yang umumnya
terjadi pada alat penyimpanan lain. Walau memori ROM hanya dapat dibaca
saja, tapi data pada memori ini dapat di tulis ulang.
ROM adalah singkatan dari
Read-Only Memory, ROM ini adalah salah satu memori yang ada dalam
computer. ROM ini sifatnya permanen, artinya program / data yang
disimpan didalam ROM ini tidak mudah hilang atau berubah walau aliran
listrik di matikan.
Menyimpan data pada ROM tidak dapat dilakukan
dengan mudah, namun membaca data dari ROM dapat dilakukan dengan mudah.
Biasanya program / data yang ada dalam ROM ini diisi oleh pabrik yang
membuatnya. Oleh karena sifat ini, ROM biasa digunakan untuk menyimpan
firmware (piranti lunak yang berhubungan erat dengan piranti keras).
Berikut adalah cara kerja dari ROM:
ROM modern didapati dalam bentuk
IC, persis seperti medium penyimpanan/memori lainnya seperti RAM. Untuk
membedakannya perlu membaca teks yang tertera pada IC-nya. Biasanya
dimulai dengan nomer 27xxx, angka 27 menunjukkan jenis ROM , xxx
menunjukkan kapasitas dalam kilo bit ( bukan kilo byte ).
- See more at: http://thebluesborobudur.blogspot.com/2012/12/pengertian-dan-fungsi-rom_11.html#sthash.PIIA6r5y.dpuf
Sejarah ROM (read only memory)

ROM
(read only memory) biasa juga disebut sebagai firmware merupakan jenis
memori yang isinya tidak hilang ketika tidak mendapat aliran listrik dan
pada awalnya isinya hanya bisa dibaca. ROM pada komputer disediakan
oleh vendor komputer yang berisi program dan data. Di dalam sebuah PC,
ROM biasa disebut sebagai BIOS (Basic Input/Output System) atau
ROM-BIOS. Instruksi dalam BIOS inilah yang akan dijalankan oleh
mikroprosesor ketika komputer mulai dihidupkan. Umumnya proses yang
terkandung dalam BIOS secara berurutan adalah sebagai berikut:
1. Memeriksa isi CMOS.
2. Membuat penanganan interupsi (Interrupt Handlers) dan pengendali piranti (device driver)
3. Menginisialisasi register dan manejemen daya listrik.
4.
Melakukan pengujian perangkat keras (POST atau the power-on self test)
untuk memastikan bahwa semua perangkat keras dalam keadaan baik.
5. Menampilkan pengaturan-pengaturan pada sistem.
6. Menentukan piranti yang akan digunakan untuk menjalankan program (misalkan pirantinya adalah harddisk).
7.
Mengambil isi boot sector. Boot sector juga merupakan sebuah program
kecil. Oleh BIOS program ini dimuat ke RAM dan kemudian mikroprosesor
akan mengeksekusi perintah-perintah yang sudah berada dalam RAM
tersebut.
Dengan
cara seperti inilah akhirnya sistem operasi (misalnya Windows) dimuat
ke memori sehingga komputer bisa dioperasikan oleh user.
Dari beberapa penjelasan di atas berikut uraian beberapa istilah yang digunakan:
•
CMOS (Complementary Metal-Oxyde Semiconductor) merupakan jenis chip
yang memerlukan daya listrik dari baterai. Chip ini berisi memori 64
byte yang isinya dapat diganti. Pada CMOS berbagai pengaturan dasar
komputer dapat dilakukan, misalkan piranti yang digunakan untuk memuat
sistem operasi dan termasuk pula tanggal dan jam sistem.
• Penanganan
interupsi adalah program kecil yang menjadi penerjemah antara perangkat
keras dan sistem operasi. Sebagai contoh, jika pemakai menekan tombol
keyboard maka isyarat ini dikirimkan melalui penanganan interupsi
keyboard.
• Pengendali piranti adalah program yang bertindak sebagai
pemberi identitas bagi perangkat keras tertentu (misalkan scanner)
sehingga bisa dikenali oleh sistem operasi.
Selain ROM, terdapat pula chip yang disebut PROM, EPROM, dan EEPROM.
• PROM (Programmable Read-Only Memory)
Jika
isi ROM ditentukan oleh vendor, PROM dijual dalam keadaan kosong dan
kemudian dapat diisi dengan program oleh pemakai. Setelah diisi dengan
program, isi PROM tak bisa dihapus.
• EPROM (Erasable Programmable Read-Only Memory)
Berbeda dengan PROM, isi EPROM dapat dihapus setelah diprogram. Penghapusan dilakukan dengan menggunakan sinar ultra violet.
• EEPROM ( Electrically Erasable Programmable Read-Only Memory)
EEPROM
dapat menyimpan data secara permanen, tetapi isinya masih bisa dihapus
secara elektris melalui program. Salah satu jenis EEPROM adalah flash
memory. Flash memory biasa digunakan pada kamera digital, konsol video
game, dan chip BIOS.
>ALAT-ALAT PENYIMPANAN PC
Ada beberapa media penyimpanan pada komputer, antara lain:
- Floppy
- CD/DVD
- Hardisk
- USB Flash Drive
- Memory Card
Yuk kita lebih mengenal
media-media penyimpanan pada komputer yang tersebut diatas, sehingga
kita mengetahui tiap jenisnya maka kita pun bisa menggunakan dan
memperlakukannya dengan baik.
Floppy
Floppy yang biasa disebut disket
ini adalah media penyimpanan yang terbuat dari piringan tipis dan
ditutup dengan plastic yang berbentuk segi empat. Saat ini floppy atau
disket ini sudah jarang digunakan. Keterbatasan dalam penyimpanan
kapasitas data membuat media penyimpanan ini tergeser oleh media
penyimpanan lainnya seperti hardisk eksternal, usb flashdisk, dan memory
card yang dapat lebih banyak menyimpan data, dan cukup kuat tidak
rentan rusak. Namun, meskipun keberadaannya sudah jarang digunakan,
floppy ini masih diandalkan untuk menyimpan data kapasitas kecil dan
sekali pakai.
Perkembangan Floppy Disk
Floppy disk banyak macam produknya, tetapi semua memiliki kemampuan dan harga yang relatif sama. Umumnya floppy disk ini
sebagai alat komunikasi antara satu komputer dengan komputer lainnya,
dimana dengan cepat kita mendapatkan dokumen dari satu komputer ke
komputer lain. Inipun terbatas pada data 1,4 MB, dan jangan lupa floppy ini
sering menjadi penyebab terinfeksinya komputer kita karena virus yang
dibawanya dari komputer lain tersebut. Untuk itu proteksi pada komputer
sangat penting, agar dapat menolak masuknya virus tersebut. Pada saat
ini banyak program anti virus yang dapat dipergunakan, meskipun tidak
semua anti virus tersebut berfungsi dengan sempurna, tetapi sebagai
langkah prefentif perlu dilakukan. Masing-masing anti virus memiliki
kekurangan dan kelebihan.
Oleh karena peranan yang diembannya cukup penting, maka kesehatan floppy perlu diperhatikan dan dijaga sebaik mungkin. Cara yang efektif dalam menjaga agar floppy bekerja baik adalah secara rutin dipakai membaca dan menulis serta membersihkan dengan menggunakan disk cleaner yang ada. Sering dijumpai pada saat kita hendak menulis ke dalam floppy, tiba-tiba tidak dapat dilakukan, sehingga didugafloppy yang rusak, padahal belum tentu. Namun bila pada saat membaca atau menulis data ada suara yang keras atau berisik dari floppy disk tersebut, berarti floppy tersebut memang rusak. Sebenarnya banyak kerusakan floppy disebabkan
dari disket itu sendiri yang mungkin dalam kondisi berjamur atau
berdebu sehingga debu tersebut menempel pada headnya dan floppy tidak dapat melakukan tugasnya dengan baik.
Tahun 1969 merupakan awal dari Floppy Disk. Pada awal kemunculannya Floppy Disk berukuran 8 inchi dan hanya dapat menyimpan data sebesar 79,7 kb. Saat itu floppy disk hanya dapat membaca (read only ) sehingga ketika data tersimpan tidak dapat dimodifikasi atau dihapus.
Tahun 1976, hadir Floppy Disk berukuran 5¼ inchi. Dapat menyimpan data sebesar 110 kB. Pada perkembangannya terdapat Floppy disk 5¼ inchi yang dapat menyimpan data sebesar 360 kb. PadaFloppy Disk 5¼ inchi telah dapat memodifikasi data dan menghapus data.
Pada tahun 1982 Floppy Disk ukurannya 3½ inchi. Pada awal kemunculannya hanya dapat menyimpan data 264 kb. Pada perkembangan selanjutnya terdapat Floopy Disk 3½ inchi yang berukuran 200 MB. Pada tahun 1990 an keberadaan Floppy Disk berukuran 5¼ inchi mulai lenyap dan Floppy Diskukuran 3½ inchi menjadi dominan.
CD/DVD
Piringan portable yang bentuknya
pipih dan bundar ini pertama kali ditemukan pada tahun 1984. CD ini
dapat menyimpan sebuah data digital audio sepanjang 74 menit audio dan
video atau data komputer sebesar 650 MB. Sedangkan DVD kapasitasnya bisa
lebih besar dari CD yang bisa menyimpan data sampai 2.3 GB atau 4.7 GB.
perkembanganCD dan DVD
CD yang dulu hanya digunakan
untuk menyimpan data berukuran kecil,sekarang sudah bisa digunakan untuk
menyimpan data yang lumayan besar.kan sekarang cd pun tidak mau
ketinggalan jaman ya engan kemajuan teknologi tang setah maju dengan
pesat nya. sampe sekarang adabeberapa perkembangan nya
Pada tahun 1972, Klass Compaan,
seorang ahli fisika di Phillips Research bersama temannya, Piet Kramer,
berhasil menampilkan model video disc berwarna pertama. Pada waktu itu
belum dipublikasikan secara luas karena masih banyak kelemahannya. Pada
waktu yang hampir bersamaan, Phillips meluncurkan audio CD pertama ke
pasaran, namun mengalami masalah pada saat proses menerjemahkan data,
sehingga gagal putar. Kemudian pada tahun 1978, Phillips bekerja sama
dengan Sony, dan mengembangkan standar baku untuk memproduksi CD. Dua
tahun kemudian, Phillips dan Sony berhasil meluncurkan
audio digital compact disc dengan standar baku, dan mulai dipasarkan
secara resmi di Eropa dan Jepang pada tahun 1982. Baru pada tahun 1983,
CD mulai dipasarkan di Amerika Serikat.
- UMD ( Universal Media Disk )
jenis ini berupa media
penyimpanan cakram disk yang memiliki panjang laser merah 660 nm dan
berkapasitas 900 MB ( single layer ) dan 1,8 GB ( dual layer ). sebuah
media penyimpanan yang berbentuk cakram optik yang dikembangkan oleh
sony yang bertujuan untuk penggunaan Playstation Portable.Total
kapasitas yang dapat dipakai pada media ini sebesar 1,8 GB ( dual layer
), yang jugadapat digunakan untuk permainan video dan film.
Zaman makin
Berkembang.Dikarenakan Fungsi Dari CD yang Belum maksimal.Akhirnya
muncul lah DVD.DVD atau Digital Versatile Disk. Sebagai informasi, DVD
sempat diberi julukan "Delayed Very Delayed". Hal ini disebabkan
lamanya format ini diluncurkan di pasaran. Bahkan berbagai studio film
memberi julukan "Digital Video Disc". Singkatan ini diubah menjadi
Versatile Disk oleh beberapa aplikasi. Oleh sebab itu untuk
menghilangkan ambigu terhadap singkatan DVD yang ada. Usulan dari
perusahaan-perusahaan akan media baru inilah yang kita kenal dengan nama
DVD sekarang ini. Perusahaan-perusahaan yang peduli akan perkembangan
teknologi optik ini kemudian membentuk suatu konsorsium yang terdiri
atas: " JVC, Hitachi, Matsushita, Mitsubishi, Philips, Pioneer, Sony,
Thompson, Time-Warner, dan Toshiba" . Tapi, tidak lama kemudian akan
aktif lagi dan digantikan dengan kehadiran forum DVD. Teknologi DVD
pertama kali diperkenalkan oleh negara Jepang pada tahun 1996.
Standar HD DVD dikembangkan
oleh Toshiba dan NEC. Pada 19 November 2003, DVD Forum turut mendukung
HD DVD sebagai penerus standar definisi tinggi. Pada pertemuan tersebut
disepakati untuk menggunakan nama HD DVD yang sebelumnya dinamai AOD
(Advanced Optical Disc).Cakram HD DVD dirancang untuk menggantikan
format DVD. HD DVD dapat menampung data sebanyak tiga kali data
yang ditampung DVD (15 GB per lapis berbanding 4,7 GB). Standar HD DVD
dikembangkan oleh Toshiba dan NEC. Pada 19 November 2003, DVD Forum
turut mendukung HD DVD sebagai penerus standar definisi tinggi.
Blu-ray adalah sebuah format
cakram optik untuk penyimpanan media digital termasuk video definisi
tinggi. Nama Blu-ray diambil dari laser biru-ungu yang digunakan untuk
membaca dan menulis cakram jenis ini. Cakram Blu-ray dapat menyimpan
data yang lebih banyak dari format DVD yang lebih umum karena panjang
gelombang laser biru-ungu yang dipakai hanya 405 nm dimana lebih pendek
dibandingkan laser merah, 650 nm yang dipakai DVD dan CD
Hardisk
Hardisk adalah komponen perangkat
keras komputer yang berbentuk piringan magnetis dan berfungsi untuk
menyimpan data sekunder. Hardisk ini menyediakan kapasitas penyimpanan
yang lebih besar dibandingkan dengan media penyimpanan lainnya. Alat ini
dihubungkan plej konektor perangkat media penyimpanan internal. Ada
beberapa konektor media internalnya yaitu ATA dan SATA.
ATA (Advanced Technology
Attachement) merupakan konektor standart untuk media penyimpanan
internal. ATA ini juga biasa disebut PATA yaitu Parallel ATA. Sedangkan
SATA adalah Serial ATA, terbagi menjadi dua tipe berdasarkan kecepatan
transfer datanya, yaitu SATA 1.5 Gbit/s dan SATA 3.0 Gbit/s. Apabila
SATA ini dibandingkan dengan Paralel ATA, maka SATA memiliki kecepatan
transfer yang lebih besar, ukuran konektor yang lebih minim, serta
kemampan hardware untuk dipasang dan dilepas pada saat bekerja (Hot
Swap).
SEJARAH & PERKEMBANGAN HARDDISK
Harddisk merupakan
media penyimpan yang didesain untuk dapat digunakan menyimpan data
dalam kapasitas yang besar. Hal ini dilatar belakangi adanya program
aplikasi yang tidak memungkinkan berada dalam 1 disket dan juga
membutuhkan media penyimpan berkas yang besar misalnya database suatu
instansi.
Tidak
hanya itu, harddisk diharapkan juga diimbangi dari kecepatan aksesnya.
Kecepatan harddisk bila dibandingkan dengan disket biasa, sangat jauh.
Hal ini dikarenakan harddisk mempunyai mekanisme yang berbeda dan
teknologi bahan yang tentu saja lebih baik dari pada disket biasa. Bila
tanpa harddisk, dapat dibayangkan betapa banyak yang harus disediakan
untuk menyimpan data kepegawaian suatu instansi atau menyimpan program
aplikasi.
Hal
ini tentu saja tidak efisien. Ditambah lagi waktu pembacaannya yang
sangat lambat bila menggunakan media penyimpanan disket konvensional
tersebut.
Hard
disk pertama yang diciptakan adalah Hard disk yang ditawarkan oleh IBM
pada tahun 1956, memiliki berat 500Kg dan hanya menawarkan kapasitas
sebesar 5MB. Media penyimpanan seperti ini membutuhkan sebuah kompressor
udara bertekanan dan masih jauh untuk penggunaan dirumah. Hard disk ini
biasanya di sewakan kepada perusahaan", untuk jangka waktu tertentu.
dengan biaya penyewaan $5000 US dollar/bulan.
Open
Hard Disk atau juga yang dikenal dengan nama IBM 1311 diperkenalkan
pada tanggal 11 oktober 1962, Harddisk ini dapat menyimpan 2 juta
karakter pada disk pack yang diganti. Ketebalan HD mencapai 4 Inchi,
berat 4,5Kg, dan memiliki 6 disk yang berukuran 14 inchi dan 10
permukaan yang dapat ditulis. Dibandingkan yang sebelumnya, HDD ini jauh
lebih ringan meskipun masih tergolong besar.
Pada
tahun 1973, IBM memulai program Winchester dengan piringan berputar
yang terpasang permanen, Mekanisme loading menjadi masalahnya, demikian
juga kedekatan nama HD tersebut dengan nama sebuah senjata (Winchester),
sehingga HDD ini sempat diperdebatkan.
Pada
tahun 1979 Winchester 8 inci diperkenalkan. Harddisk Winchester pertama
untuk industri, harddisk ini masih sangat berat dan mahal, harganya
sekitar 1000 euro/Mb.
Pada
tahun 1980 Seagate meluncurkan Harddisk 5,25 inci pertama kepasaran
yang bernama ST506 (6mb, 3600rpm). Harga Harddisk ini berkisar 1000 $.
Pada tahun 1989, Western Digital membuat standar IDE (Integrated Drive Electronics) untuk semua ukuran Harddisk.
Harddisk
berkembang sangat pesat dimulai pada tahun 1997. Itu ditandai dengan
adanya Giant Magnet Resistance (GMR) yang ditemukan oleh Peter Gurnberg,
dengan DTTA-351680, IBM dapat mengatasi batasan kapasitas 10GB.
Pada
tahun 2001, Maxtor mengeluarkan harddisk Maxtor VL40 32049h2, dengan
kapasitas 20 GB. HDD ini termasuk berukuran besar di kala itu.
Pada
tahun 2004, Seagate meluncurkan Hard disk SATA pertama dengan Native
Command queing. kapasitas HD ini sudah mencapai 120GB. Dibandingkan
dengan 3 tahun sebelumnya, kapasitas HDD meningkat hingga 6 kali lipat.
Perkembangan
Harddisk terus melaju dan kini setahun setelahnya, tepatnya pada tahun
2005 Samsung memperkenalkan sebuah hybrid hard disk 2.5 inci, HD ini
menggunakan komponen mekanis magnetis dan NAND flash memory yang
berfungsi sebagai buffer yang cepat.
Pada
tahun 2006 Seagate meluncurkan Penperdicular Recording, Momentus 5400.3
sebuah HD 2.5 inci, berkapasitas 160 GB yang menggunakan teknik
vertical rebording.
Pada
tahun 2007 Hitachi meluncurkan DeskStar 7K1000 Harddisk Terabyte
pertama ke pasaran, dengan kapasitas 1000GB, atau 1 TeraByte. Dibanding
pada setahun sebelumnya, kapasitas HDD meningkat hampir 10 kali lipat.
Pada
tahun 2010-..... Solid State Drive (SSD) yang tidak berisik, hemat
daya, cepat dan sangat handal, merupakan kriteria HDD masa depan. SSD
dengan kapasitas paling besar saat ini berukuran 256GB. Namun, SSD
memiliki kekurangan yang terletak pada masalah harga yang sangat mahal
dibandingkan HDD. Para Ahli memprediksi bahwa masih dibutuhkan sekitar 5
tahun sampai SSD dapat menyamai kapasitas HDD konvensional dengan harga
yang sama.
USB Flash Drive
Media penyimpanan ini lebih
sering disebut dengan Flash Disk, yaitu alat penyimpanan daya memori
yang memiliki alat penghubung USB yang terintegrasi. Flash disk
merupakan media penyimpanan yang portable, karena bisa dibawa
keman-mana. Cara menggunakannya juga sangat mudah, Anda cukup
mencolokkan saja Flash disk pada port USB komputer jika ingin melakukan
pemindahan data. Media penyimpanan ini yang menggeser keberadaan floppy
atau disket, Karena memiliki kelebihan yaitu ukurannya kecil, ringan,
serta bisa dibaca dan ditulusi dengan mudah.

perkembangan USB Flash Drive
Sebelumnya kita mungkin tidak akan pernah membayangkan bagaimana sebuah USB Flash driveakan
menjadi teman di kehidupan kita ketika pertama kali muncul. Teknologi
ini begitu cepat berkembang. Port USB versi 1.0 diperkenalkan pada tahun
1996 dan segera diikuti oleh versi 1.1 pada tahun 1998. Seiring dengan
peningkatan permintaan dari para praktisi IT dan pemakai komputer, jelas
bahwa USB Flash Drive/Disk ini
semakin dibutuhkan meskipun dengan kinerja yang tidak efisien lagi dari
sisi kecepatan transfer. Namun, hal ini berubah pada bulan April 2000,
yang dianggap sebagai awal era flash drive USB port 2.0. USB port 2.0
ini sangat melebihi pendahulunya dalam segala hal. Tingkat transfer
maksimum USB 2.0 adalah 480 Mbits/s yang 40 kali lebih cepat maka USB
1.1.
Perusahaan-perusahan hardware
terkemuka melihat ini sebagai kesempatan besar pada pengembangan Flash
drive. Dengan maksimum membaca / menulis dengan kecepatan hampir 40
Mbytes /s, berbagai jenis USB memory stick terus datang ke pasar TI.
Meskipun demikian, tidak ada yang
menganggapnya sebagai pengganti floppy disk, tapi sekarang kita berada
di 2010 dan floppy drive tidak lagi dibutuhkan karena USB flash drive
telah mengambil alih semua fungsi dari floopy, melalui penyimpanan data,
instalasi OS, backup dan transfer.USB drive lebih tahan lama, aman dan
memiliki kapasitas yang lebih besar mencapai 64GB untuk saat ini
Tahun 2010 membawa kita ke satu
langkah inovatif dalam teknologi USB Flash Drive yaitu USB 3.0 - USB
port yang paling ampuh dengan transfer rate maksimum yang menakjubkan
dari 3.200 Mbits / s. USB 3.0 flash drive telah diperkenalkan mulai dari
16 GB menjadi 256 GB dan mencakup bidang keamanan, kehandalan dan
kecepatan.
Kita sudah memiliki USB flash
drive dengan fitur yang sangat berguna seperti meyimpan sistem operasi
secara keseluruhan pada saat bepergian atau USB flash drive khusus
dirancang untuk menyimpan catatan penting medis pribadi yang mungkin
akan menyelamatkan nyawa Anda satu hari dan banyak lagi. Meskipun
mungkin tampak seperti tidak ada lagi yang bisa dilakukan untuk
meningkatkan teknologi USB, kemajuan besar dari tahun 1998 adalah sebuah
kesaksian bagi upaya-upaya inovatif lanjutan untuk meningkatkan
performa dari USB flash drive.
Masa
depan USB 3.0 terlihat sangat menjanjikan dan setiap hari ribuan orang
bekerja keras mengembangkan cara baru untuk menggunakan memori USB
stick. Mari kita lihat kemana USB Flash Drive/Disk membawa kita dimasa
depan.
Memory Card
Media penyimpanan ini juga
merupakan media penyimpanan yang terbilang memiliki kelebihan yang sama
seperti Flash disk. Ukurannya yang kecil dan sangat ringan sehingga
mudah dibawa kemana-kemana. Hanya menggunakan memory card ini kita harus
memiliki card reader, sebagai alat bantu baca data yang disambungkan ke
komputer dengan bentuknya yang kecil dan ringan juga. Media ini
biasanya digunakan untuk menyimpan daya digital gambar, suara, video,
dan sebagainya. Tipe kartu memoru juga banyak macamnya. Saat ini sudah
terdapat sekitar empat puluhan jenis kartu, diantaranya: PC Card,
CompactFlash, Memory Stick, MMC (Multi Media Card), SD Card, Mini SD,
dan sebagainya.