Selasa, 24 September 2013

cara membuat ASP


 

Berikut ini merupakan langkah dalam membuatnya :
1. Buka Website yang Anda inginkan untuk ditambah dengan user control.
2. Klik kanan pada menu konteks Website dan klik “Add New Item …”. Kemudian akan muncul kotak dialog New Item Tambahkan dengan daftar Visual Studio diinstal template. Pilih “Web User Control” seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah.
web 
user control
3. Klik Add. maka akan menambahkan user control ke dalam website Anda. Anda dapat membuka user control dalam Design View dan mulai menambahkan control.
4. User control ASP.NET terlihat sangat mirip dengan Halaman Web ASP.NET, kecuali bahwa itu disimpan dengan ekstensi ascx. Dan memiliki @Control directive daripada @Page directive. Perhatikan bahwa kontrol Pengguna tidak mengandung html,baik di body maupun elemen form. Direktif kontrol terlihat seperti ini:
<% @ Control Language = “VB” AutoEventWireup = “false” CodeFile = “WebUserControl.ascx.vb” Inherits = “WebUserControl”%>
JaringanHosting.com adalah provider ASP.NET dan Windows hosting No #1 di Indonesia sesuai dengan rekomendasi dari pihak Microsoft. Microsoft memberikan rekomendasi ini berdasarkan pada beberapa persyaratan utama, yaitu: WebMatrix, WebDeploy, Visual Studio 2012, ASP.NET 4.5, ASP.NET MVC 4.0, Silverlight 5 and Visual Studio Lightswitch. Untuk keterangan lanjutan, silahkan klik disini!
5. Ketika telah selesai mengatur page user control, mendaftarkan Web user control ini ke halaman web Anda dengan sederhana seperti menyeret dan menjatuhkan kontrol pengguna dari Solution Explorer ke halaman web yang dibutuhkan dalam tampilan design mode. Visual Studio akan secara otomatis mendaftarkan user control di halaman web dengan menambahkan direktif @Register di halaman web Anda seperti ditunjukkan di bawah.
<% @ Register src = “WebUserControl.ascx” Tagname = “WebUserControl” TagPrefix = “uc1″%>
Atribut tagname adalah nama dari user control dan TagPrefix yang digunakan untuk menentukan namespace yang unik untuk kontrol pengguna. Atribut scr digunakan untuk menentukan path ke user control.
6. Visual Studio juga menambahkan user control ke halaman dengan menambahkan baris kode berikut.

Contoh Program ASP

undefined undefined, undefined by Agus Riyadi
<html>
<head>
<title>percobaan dengan ASP</title>
</head>
<body>
<%
Dim kata
kata= “Selamat Datang di Rumahku”
Response.write (mdp)
%>
<BR>
<%
kata = “Cirebon Kota Berintan”
Response.write (ilkom)
%>
</body>
</htm

BAHASA PEMROGRAMAN WEB & CONTOH HTML


 


BAHASA PEMROGRAMAN WEB
( HTML, PHP, CSS, JavaScript, CMS, XML )


1. PENDAHULUAN
Pastilah kita pernah mengunjungi suatu situs yang sangat berkesan, misalnya dari
sisi layout dan desainnya atau dari sisi interaktifnya, seperti bhinneka.com, amazon.com,
ebay.com, dan lain-lain. Pastilah kita pernah mengisikan sesuatu pada sebuah situs baik
itu sebuah buku tamu, polling, email dan lain-lain. Lalu kita juga dapat melihat pada
halaman tersebut seperti tanggal saat ini, jam, dan jumlah pengunjung yang telah melihat
situs tersebut.
Sebelum kita mempelajari bahasa – bahasa pemrograman dalam web lebih lanjut,
ada baiknya kita mengerti dahulu cara kerja Internet dalam hal ini konsep client server
dan peer to peer. Kita tidak usah membicarakan bagaimana data berjalan dan sampai
ketujuan dengan melewati berbagai perangkat-perangkat jaringan computer karena tidak
akan habis dibahas dalam satu bab.
Konsep client server adalah koneksi dan komunikasi yang dilakukan dua
computer dimana satu sisi bertindak sebagai klien dan sisi lain sebagai server, server
hanya melayani permintaan klien dan klien mengirimkan atau meminta suatu proses
pada server. Sedangkan peer to peer adalah konsep teknologi dimana antara kedua sisi
tersebut menjadi kabur, satu sisi computer tersebut bisa berupa client dengan meminta
suatu layanan ke server dan sisi lain computer tersebut bisa berupa server dengan
menerima proses permintaan dari client.
Web dibuat dengan suatu bahasa pengkodean HTML, agar dapat interaktif maka
seorang web development membuat suatu pemrograman agar dapat interaksi antara
pengunjung dan situs tersebut, ada banyak bahasa yang dapat digunakan seperti ASP,
PHP, Javascript, Css, XML, CMS dan lain-lain. Contohnya pada saat kita masuk ke situs
tertentu, terdapat hit counter, jam, dan bukutamu, dan halaman polling. Lalu pertanyaan
dasar gimana kita membuat ini, apakah bisa diwujudkan dengan hanya menggunakan
ga_pra_27@yahoo.co.id 1
HTML, atau butuh suatu script lain untuk mewujudkannya. Jawabannya dengan kode
HTML ini bisa diwujudkan dengan sangat sederhana dan terbatas kemampuannya.
2. KONSEP DASAR PEMROGRAMAN WEB
World Wide Web ("WWW", atau singkatnya"Web") adalah suatu ruang
informasi dimana sumber-sumber daya yang berguna di identifikasi oleh pengenal
global yang disebut Uniform Resource Identifier (URI). WWW sering dianggap sama
dengan Internet secara keseluruhan, walaupun sebenarnya ia hanyalah bagian dari
padanya.
Hiperteks dilihat dengan sebuah program bernama browser web yang mengambil
informasi (disebut"dokumen" atau“halaman web") dari server web dan
menampilkannya, biasanya disebuah monitor. Kita lalu dapat mengikuti pranala
disetiap halaman untuk pindah kedokumen lain atau bahkan mengirim informasi
kembali kepada server untuk berinteraksi dengannya. Ini disebut "surfing" atau"
berselancar" dalam bahasa Indonesia. Halaman web biasanya diatur dalam koleksi
material yang berkaitan yang disebut “situsweb".
3. BAHASA PEMROGRAMAN WEB
3.1.HTML ( HyperText Markup Language )
HTML adalah sebuah bahasa markup yang digunakan untuk membuat sebuah
halaman web dan menampilkan berbagai informasi didalam sebuah browser Internet.
Bermula dari sebuah bahasa yang sebelumnya banyak digunakan didunia penerbitan
dan percetakan yang disebut dengan SGML, HTML adalah sebuah standar yang
digunakan secara luas untuk menampilkan halaman web dan HTML kini merupakan
standar Internet yang saat ini dikendalikan oleh World Wide Web Consortium
(W3C).
Versi terakhir dari HTML adalah HTML 4.01, meskipun saat ini telah
berkembang XHTML yang merupakan pengembangan dari HTML. HTML berupa
kode-kode tag yang menginstruksikan browser untuk menghasilkan tampilan sesuai
ga_pra_27@yahoo.co.id 2
dengan yang diinginkan. Sebuah file yang merupakan file HTML dapat dibuka
dengan menggunakan browser web seperti Mozilla Firefox atau Microsoft Internet
Explorer. HTML juga dapat dikenali oleh aplikasi pembuka email ataupun dari PDA
dan program lain yang memiliki kemampuan browser.
3.1.1.Struktur HTML
Secara umum dokumaen web dibagi menjadi dua section (bagian), yaitu
section head dan section body. Sehingga setiap dokumen HTML harus mempunyai
pola dasar lengkap.
Contoh umum HTML :
<html>
<head>
<title>Tugas1</title>
</head>
<body> Tugas1 Bahasa Pemrograman
</body>
</html>
Maka hasilnya akan terlihat seperti berikut :
Keterangan :
html
merupakan tag dasar yang mendefinisikan bahwa dokumen ini adalah
dokumen HTML
ga_pra_27@yahoo.co.id 3
head
merupakan tag berikutnya setelah <html> untuk menuliskan keterangan
tentang dokumen web yang akan ditampilkan
title
merupakan tag didalam head untuk memberikan judul pada caption browser
web serta topik atau judul dari dokumen web yang akan ditampilkan dalam
browser.
body
merupakan section utama dari web. Pada section ini semua isi dokumen yang
akan ditampilkan didalam browser harus dituliskan.
3.1.2.Perintah Dasar HTML
<h1> sampai <h6> : untuk mengubah ukuran teks
<hr> membuat garis horisontal
<i> membuat teks miring
<b> membuat teks tebal
<u> membuat teks begaris bawah
<center> menengahkan teks
<br> memasukan fungsi enter atau ganti baris kebawah
<p> untuk memisahkan paragraf
<font> dan <face> untuk mengubah jenis dan ukuran font
<ul> membuat daftar list
<li> mendefinisikan list dalam tag
<ol> membuat daftar list
ga_pra_27@yahoo.co.id 4
Contoh sederhana dari perintah-perintah dasar HTML :
<html>
<head><title>Contoh sederhana HTML</title>
</head>
<body>
<h1 align=”center”>
<font face=”Times New Roman”>Tugas 1 Bahasa Pemrograman</h1>
</font>
<p><b>Bahasa Pemrograman Berbasis Web</p></b>
<h2>Disusun Oleh :</h2>
<ol>
<li>Galih Pranowo / 06071132</li>
<li>Evi Padmawati / 06071127</li>
</ol>
<h2>Tema yang diambil :</h2>
<ul>
<li>Pemrograman Web</li>
<li>HTML, PHP, JavaScript, Css, dll</li>
</ul>
<p>Tugas 1 adalah sebagai tugas kelompok dari mata kuliah Bahasa
Pemrograman</p>
</body>
</html>
Hasilnya akan terlihat seperti :
ga_pra_27@yahoo.co.id 5
3.2.PHP ( PHP: Hypertext Preprocessor )
PHP adalah sebuah script yang bersifat Server Side yang artinya semua proses
akan dikerjakan disisi server dan hanya hasilnya saja yang akan dikirim ke browser.
PHP pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdorf untuk mengetahui siapa saja yang
telah mengunjungi situsnya.
Penulisan script PHP harus selalu didahului dengan tanda ( <? ) dan diakhiri
dengan tanda ( ?> ). Apabila tanda tersebut tidak ada maka script yang ditulis
dianggap hanya sebagai HTML biasa.
Identifier dalam PHP terdiri dari fungsi, variabel, dan classes. Identifier
memiliki aturan penulisan sebagai berikut :
· Harus dimulai dengan huruf atau under_score (_)
· Tidak boleh menggunakan tanda baca
· Identifier adalah case sensitive, kecuali fungsi-fungsi yang telah disediakan
oleh PHP
ga_pra_27@yahoo.co.id 6
· Variabel diawali dengan tanda dolar ( $ )
· Nama fungsi yang dibuat tidak boleh sama dengan nama fungsi yang telah
tersedia dalam bahasa PHP
3.2.1.Tipe Data PHP
PHP mengenal tiga maca tipe data, yaitu integer, floating point, dan string.
Floating point lebih dikenal dengan double dan selalu dalam bentuk desimal.
Penulisan string diawali dengan tanda petik ganda ( “ ) atau dengan petik tunggal (‘).
Contoh-contoh penulisan tipe data :
Tipe Data Contoh
Integer $jumlah=10;
$nilai=-5;
Double $skor=90.00;
$bunga=12.50;
String $institut=”akprind”;
$jurusan=”ilmu komputer”;
3.2.2.Variabel
Dalam setiap bahasa pemrograman, pasti akan ditemui konsep variable.
Variable adalah sebuah tempat untuk menyimpan data yang nilainya dapat berubahubah.
Tidak seperti bahasa-bahasa pemrograman lain yang mengharuskan kita untuk
mendeklarasikan variable terlebih dahulu, veriabel dalam PHP tidak harus
dideklarasikan sebelum variable tersebut digunakan. Umtuk memberikan nilai
variable digunakan tanda sama dengan (=).
Variable tempat menyimpan data di dalam PHP diawali dengan karakter $
diikuti dengan huruf karakter pertama setelah $, kemudia kombinasi karakter dengan
angka. Tidak boleh ada spasi dan tanda baca dalam penamaannya, kecuali karakter _
(garis bawah, under score).
Contoh nama variable :
$nama_user
$password
ga_pra_27@yahoo.co.id 7
$kota
3.2.3.Konstanta
Konstanta adalah variable yang nilainya tetap. Konstanta hanya diberi nilai
pada awal program dan nilainya tidak pernah berubah selama program berjalan. PHP
telah mendefinisikan beberapa konstanta, misalnya : PHP_VERSION yaitu
konstanta yang telah memberikan informasi tentang versi PHP yang digunakan.
Selain konstanta yang telah disediakan PHP kita dapat membuat konstanta sendiri
dengan standar penulisannya adalah :
Define (“nama konstanta”,”nilai konstanta”);
3.2.4.Operator
Operator adalah symbol yang digunakan untuk memanipulasi data. Operator
dikelompkan dalam empat fungsi yaitu :
a. Operator aritmatika : Operator ini merupakan operator yang berhubungan
dengan fungsi matematika.
b. Operator logika : Operator ini akan membandingkan TRUE, FALSE.
Seperti bahasa C, PHP mendefinisikan FALSE dengan 0 dan TRUE
dengan 1.
c. Operator bitwise : Operator ini digunakan unutk memanipulasi bit-bit dari
nilai data.
d. Operator lain.
3.2.5. Menampilkan Data
Untuk menampilkan data ke dalam standart output dapat menggunakan
perintah print atau echo. Sintaksnya adalah sebagai berikut :
print(data); atau print data;
echo(data; atau echo data;
Data disini bias data steing, numeric ataupun sebuah object. Jika data tersebut adalah
data string maka harus diapit oleh tanda petik (‘) atau double petik (“).
ga_pra_27@yahoo.co.id 8
Contoh umum dari bahasa PHP adalah sebgai berikut :
<html>
<head><title>Tugas 1</title>
</head>
<body>
<?php
print ”Tugas 1 Bahasa Pemrograman”;
?>
<br>
<?php
$a = 10;
print “Isi dari variabel \$a=$a”;
?>
</body>
</html>
3.3. CSS ( Cascading Style Sheets )
Cascading Style Sheets(CSS) adalah suatu teknologi yang digunakan untuk
memperindah halaman website (situs), dengan CSS kita dapat dengan mudah
mengubah keseluruhan warna dan tampilan yang ada disitus kita sekaligus
memformat ulang situs kita.
CSS ini telah distandarkan oleh World Wide Web Consortium (W3C) untuk
digunakan diweb browser.
3.3.1. KeuntunganCSS
ga_pra_27@yahoo.co.id 9
- Dapat di-update dengan cepat dan mudah, karena kita cukup mendefinisikan
sebuah style-sheet global yang berisi aturan-aturan CSS tersebut untuk
diterapakan pada seluruh dokumen-dokumen HTML pada halaman situs kita.
- User yang berbeda dapat mempunyai style-sheet yang berbeda pula.
- Ukuran dan kompleksitas document code dapat diperkecil.
Sebuah style sheet terdiri dari beberapa aturan ( rules ). Masing-masing aturan
terdiri dari satu atau lebih selektor (selector) dan sebuah blok deklarasi ( declaration
block ). Sebuah blok deklarasi terdiri dari beberapa deklarasi yang dipisahkan oleh
titik koma (;). Masing-masing deklarasi terdiri dari property, titik dua (:) dan nilai
(value).
Contoh:
<STYLE TYPE=“text/css”>
I, U { color:red }
B { color:green; text-decoration:underline; font-family:Arial }
</STYLE>
3.3.2. Font Properties
Font Family
Syntax:
font-family: [[<family-name> | <generic-family>],]* [<family-name> | <genericfamily>]
Possible Values:
<family-name>
· Any font family name may be used
<generic-family>
· serif(e.g., Times)
· sans-serif(e.g., Arialor Helvetica)
· cursive(e.g., Zapf-Chancery)
· monospace(e.g., Courier)
ga_pra_27@yahoo.co.id 10
Font Style
Syntax: font-style: <value>
Possible Values: normal | italic| oblique
Font Variant
Syntax: font-variant: <value>
Possible Values: normal | small-caps
Font Weight
Syntax: font-weight: <value>
Possible Values: normal | bold| bolder| lighter | 100 | 200 | 300 | 400 | 500 | 600| 700|
800| 900
Font Size
Syntax:
font-size: <absolute-size> | <relative-size> | <length> | <percentage>
Possible Values:
· <absolute-size>
· xx-small | x-small | small | medium | large | x-large | xx-large
· <relative-size>
· larger | smaller
· <length>
· <percentage>(in relation to parent element)
Font
Syntax:
font: <value>
Possible Values: [ <font-style>|| <font-variant>|| <font-weight>]? <font-size>[/<lineheight>]?
<font-family>
ga_pra_27@yahoo.co.id 11
Contoh:
P { font: italic bold 12pt/14pt Times, serif }
3.3.3. Color & Background Properties
Color
Syntax: color: <color>
Nilai (value) dari color adalah sebuah keyword atau sebuah kode RGB. 16
keyword diambil dari palette Windows VGA : aqua, black, blue, fuchsia, gray,
green, lime, maroon, navy, olive, purple, red, silver, teal, white, and yellow.
Ada empat cara dalam menuliskan warna menggunakan kode RGB:
· #rrggbb(e.g., #00cc00)
· #rgb(e.g., #0c0)
· rgb(x,x,x) dimana x adalah integer antara 0 dan 255 (e.g., rgb(0,204,0))
· rgb(y%,y%,y%) dimana y adalah nomor antara 0.0 dan 100.0 (e.g.,
rgb(0%,80%,0%))
Semua contoh diatas digunakan untuk menuliskan warna yang sama.
Untuk menghindari konflik dengan style sheets pengguna, properti background dan
color sebaiknya ditulis bersamaan.
Background Color
Syntax: background-color: <value>
Possible Values: <color>| transparent
Background
Syntax: background: <value>
Possible Values: <background-color>|| <background-image>|| <backgroundrepeat>||
<background-attachment>|| <background-position>
3.3.4. Text Properties
ga_pra_27@yahoo.co.id 12
Text Alignment
Syntax: text-align: <value>
Possible Values: left | right | center| justify
3.3.5. Box Properties
Bottom Border Width
Syntax: border-bottom-width: <value>
Possible Values: thin | medium | thick | <length>
Width
Syntax: width: <value>
Possible Values: <length>| <percentage>| auto
Height
Syntax: height: <value>
Possible Values: <length>| auto
Border Style
Syntax: border-style: <value>
Possible Values: [ none | dotted | dashed | solid | double | groove | ridge | inset |
outset]{1,4}
3.3.6. Classification Properties
Display
Syntax: display: <value>
Possible Values: block | inline | list-item | none
Properti Display digunakan untuk mendefinisikan sebuah elemen dengan salah satu
dari nilai berikut ini :
· block (a line break before and after the element)
· inline (no line break before andafter the element)
· list-item (same as block except a list-item marker is added)
ga_pra_27@yahoo.co.id 13
· none (no display)
Whitespace
Syntax: white-space: <value>
Possible Values: normal | pre | nowrap
Properti white-space property will determine how spaces within the element are
treated. This property takes one of three values :
· normal(collapses multiple spaces into one)
· pre(does not collapse multiple spaces)
· nowrap(does not allow line wrapping without a <BR>tag)
3.4. JavaScript
JavaScript adalah bahasa scripting yang paling populer di internet dan
bekerja pada banyak browser seperti Internet Explorer, Mozilla, Firefox, Netscape,
Opera. JavaScript digunakan pada Web pages untuk meningkatkan design, validate
forms, detect browsers, create cookies, GUI dsb. Menggunakan sintaks C++/Java.
Apa itu JavaScript ?
· JavaScript dirancang untuk menambah interaktif HTML pages.
· JavaScript adalah bahasa scripting ( bahasa scripting adalah sebuah light
weight programming language).
· JavaScript terdiri dari baris-baris code executable computer.
· JavaScript biasanya embedded secara langsung pada HTML pages.
· JavaScript adalah interpreted language ( artinya bahwa scripts dijalankan
tanpa dikompile terlebih dahulu ).
· Setiap orang dapat menggunakan JavaScript tanpa harus membeli license.
3.4.1. Keunggulan JavaScript
ga_pra_27@yahoo.co.id 14
· JavaScript dapat bereaksi terhadap events
JavaScript dapat di-set untuk menjalankan saat terjadi sesuatu, seperti sebuah
page telah selesai dipanggil atau saat seorang user meng-klik pada HTML
element.
· JavaScript dapat membaca dan menulis HTML elements
JavaScript dapat membaca dan mengubah isi dari HTML element.
· JavaScript dapat digunakan untuk mem-validasi data
JavaScript dapat digunakan untuk mem-validasi form data sebelum disubmitted
keserver, hal ini akan mengamankan server dar ipemrosesan extra.
· JavaScript dapat digunakan untuk mendeteksi browser pengunjung
JavaScript dapat digunakan untuk mendeteksi browser pengunjung dan
memanggil page lain yang secara specifik didesain untuk browser tersebut.
· JavaScript dapat digunakan untuk membuat cookies
JavaScript dapat digunakan untuk menyimpan dan memanggil informasi di
komputer pengunjung.
3.4.2. Sintaks JavaScript
Program JavaScript dituliskan pada file HTML (.html atau.htm)
menggunakan tag <SCRIPT>. Output dari program JavaScript ditampilkan secara
langsung seolah-olah dimasukkan dalam HTML.
Contoh script sederhana dari javasript adalah sebagai berikut :
<HTML>
<HEAD>
<SCRIPT language=“javascript”>
<!--
// Build HTML here
<!--akhirscript -->
</SCRIPT>
</HEAD>
ga_pra_27@yahoo.co.id 15
</HTML>
Contoh program JavaScript :
<html>
<!–-COMP519 js01.html 7.09.2005 -->
<head>
<title>JavaScript Page</title>
</head>
<body>
<script type="text/javascript">
// silly code to demonstrate output
document.write(“<FONT COLOR=‘GREEN'>
Hello world!</FONT>");
document.write("<p>How are <br/>" +
"<i>you</i>?</p>");
</script>
<p>Here is some static text as well.
</p>
</body>
</html>
· document.write menampilkan teks dalam page.
· Teks yang ditampilkan dapat termasuk HTML tags
· tags diterjemahkan oleh browser saat teks ditampilkan
· Seperti pada C++/Java, statement diakhiri dengan ;
· Komentar pada Java Script sama dengan C++/Java
· // awal satu baris komentar
· /*…*/ akhir dari beberapa baris komentar
3.4.3. Tipe Data dan Variabel JavaScript
ga_pra_27@yahoo.co.id 16
JavaScript hanya mempunyai tiga tipe data primitive
String : "foo" 'howdy do' "I said 'hi'." ""
Number: 12 3.14159 1.5E6
Boolean : true false
Inisialisasi seperti pada C++/Java
message = "howdy";
pi = 3.14159;
Nama variable terdiri dari letters, digits, dan underscores : diawali dengan letter.
Nama variables adalah case-sensitive
<html>
<!–-COMP519 js02.html 07.09.2005 -->
<head>
<title>Data Types and Variables</title>
</head>
<body>
<script type="text/javascript">
varx, y;
x= 1024;
y=x;x = "foobar";
document.write("<p>x = " + y + "</p>");
document.write("<p>x = " + x + "</p>");
</script>
</body>
</html>
Mungkin dalam pembahasan JavaScript ini tidak selengkap mungkin, karena
masih banyak sekali pembelajaran untuk mendalami JavaScript untuk kita pelajari
sendiri.
ga_pra_27@yahoo.co.id 17
3.5. CMS ( Content Manajement System )
CMS adalah software yang digunakan untuk membuat, mengubah dan
mempublikasikan content kedalam sebuah website. Fasilitas yang umumnya terdapat
dalam CMS sangat banyak, terutama yang berkaitan dengan publikasi isi website,
pengaturan halaman, pengubahan isi, pencarian dan lain-lain. Sebuah CMS, dapat
berbentuk program yang sederhana, atau dapat juga merupakan suatu program
kompleks yang terdiri dari berbagai modul-modul sesuai dengan fasilitas yang
terdapat didalamnya.
Karena para pengelola atau pemilik website yang tidak mahir dalam
menggunakan kode HTML dapat melakukan pembuatan, pengubahan dan publikasi
content terhadap website-nya sendiri. CMS menyediakan framework manajemen
proses yang dibutuhkan dalam pengembangan website yang menghendaki
pengelolaan yang sering / dalam frekuensi yang tinggi.
3.5.1. Content dan Design
3.5.2. CMS Basic
ga_pra_27@yahoo.co.id 18
Content Provider
Design Template
CMS
3.5.3. CMS Web
3.5.4. Keuntungan CMS
ga_pra_27@yahoo.co.id 19
· Konsistensi design website dapat dijaga.
· Tidak diperlukan keahlian khusus untuk pengelolaan website.
· Content yang dikehendaki dapat dipublikasikan tanpa pengeditan oleh orang
lain.
· Menghemat biaya untuk mempekerjakan web specialist.
· Notifikasi otomatis kepada pemilik website jika ada content yang sudah
kadaluarsa.
· Memungkinkan kerjasama yang baik antar pengelola suatu website.
· Mengurangi kompleksitas dalam pengelolaan informasi ke website.
3.5.5. Kolaborasi Di CMS
1. Department/Division Project Manager
· Bertanggung jawab terhadap website, pemimpin projek, kontak personal
terhadap projek, membuat jadwal pengerjaan dll
2. Content Specialist
· Membuat/mengedit content, reporter, interviewer, dll.
3. Technical Lead/Web Developer
· CMS Administrator
· Database Administrator
· Web Developer / Designer
4. Server/CMS Administrator
· Bertanggungjawabdalaminstall dankonfigurasiCMS (termasukmodule),
patch/update, membuataccount penggunaCMS danhak-hak-nya,
memantauperformance server danCMS.
5. Database Administrator
· Mengeloladanmembuataccount penggunadatabase, backup data,
memantauperformaceserver.
6. Web Developer / Designer
ga_pra_27@yahoo.co.id 20
· Mengelolascripting program CMS, menambahmodule, membuatdesign
template baru.
3.6. XML ( Extensible Markup Language )
Extensible Markup Language (XML) adalah meta-language yang
menerangkan tentang isi dari suatu document (self describing data).
Java = Portable Program
XML = Portable Data
XML tidak menerangkan tag-set atau gramar dari XML itu sendiri. Menggunakan
DTD ( Document Type Definition ) untuk menerangkan data. XML bukan pengganti
HTML.
Mengapa tidak menggunakan HTML, karena HTML tidak memberikan
“informasi” tentang isi dari sebuah halaman page, tampilan tidak bisa diparsing, dan
tidak bisa digunakan kembali. Terbatas hanya untuk melakukan format tampilan
pada web browser.
3.6.1. Aplikasi XML
· Konfigurasi File :
- Arsitektur J2EE
· Media untuk pertukaran data
· B2B transaksi
- Electronics Bussines Order (ebXML)
- Financial Exchange (IFX)
- Messaging Exchange (SOAP)
3.6.2. Element XML
Menggunakan building block yang sama seperti HTML : Element, Attribute dan
Value. Sebuah element mengandung tag pembuka dan tag penutup:
Contoh : <animal>Lion</animal>
<animal class=“mammals”>Lion</animal>,
ga_pra_27@yahoo.co.id 21
Maka : animal adalah element, class adalah attribute dan mammals adalah nilai dari
attribute.
3.6.3. Aturan XML
Dokumen XML harus “well-formed” yang artinya harus memenuhi aturan-aturan
sebagai berikut :
- Harus mempunyai sebuah root element yang berisikan element-element
lainnya.
- Semua elemen harus diakhiri dengan tag penutup, Contoh:
<picturefile=“test.jpg”/>
<name>Lion</name>
- Element tidak boleh overlaping
- XML bersifatcase sensitive
- Untuk nilai harus berada dalam kutip satu (‘) atau kutip dua (“)
- Simbol-simbol special harus dideklarasikan pada DTD
Pendeklarasian file sebagai sebuah file XML :
<?xml version=“1.0”?>
Penulisan komentarpada file xml :
<!--Iniadalahkomentar-->
3.6.4. DTD
DTD berfungsi untuk menjelaskan spesifikasi dan aturan terhadap elementelement
dan atrributes yang harus dimiliki oleh sebuah xml dokument. Kumpulan
dari aturan-aturan tersebut disebut dengan SCHEMA.
SCHEMA tidak wajib dimiliki, tetapi diperlukan untuk memastikan
konsistensi dokumen. Mendefinisikan element pada DTD :
- <!ELEMENT animal (lion)>: element animal hanya boleh memiliki satu
elemenlion.
- <!ELEMENT picture EMPTY>: element picture tidak mempunyai elemen lain.
ga_pra_27@yahoo.co.id 22
- <!ELEMENT animal ANY>: element animal dapat berisikan element lainnya.
Mendefinisikan element yang berisikan text
<!ELEMENT name(#PCDATA)>
Mendefinisikan element yang mempunyai beberapa element
<!ELEMENT animal(name, weight)>
Berdasarkan aturan diatas maka element harus mempunyai element nama dan
weight:
<animal>
<name>lion</name>
<weight>350 pounds</weight>
</animal>
Mendefinisikan element dengan beberapa pilihan element
<!ELEMENT animal ((name, weight) | (picture)>
Berdasarkan aturan diatas maka element animal harus mempunyai elemen name dan
weight atau hanya punya element picture.
Pendefinisian Unit pada element :
<!ELEMENT animal (name+, weight?, picture, subspecies*)
Artinya:
- name harus tampil setidaknya satu kali
- weight dapat tampil sekali atau tidak tampil sama sekali
- picture hanya harus tampil sekali
- subspecies dapat tampil beberapa kali pun atau tidak tampil sama sekali
3.6.5. Attribute
Terkadang penggunaan attribute dapat lebih berarti daripada memecah
element menjadi sub-sub element. Kedua element ini berarti sama :
–<population animal=“lion”>80</population>
–<population><animal>lion</animal><quantity>80</quantity></population>
Attribute harus dideklarasikan juga pada DTD untuk dapat dipergunakan
ga_pra_27@yahoo.co.id 23
–<!ELEMENT population (#PCDATA)>
<!ATTLIST population year CDATA #IMPLIED>
· Mendefinisikan Attribute wajib (Required Attribute) :
<!ELEMENT population (#PCDATA)>
<!ATTLIST population year (2000 | 2001) #REQUIRED>
Berarti: element populasi harus mempunyai attribute year yang bernilai 2000 atau
2001
<population year=“2000”>80</population>
· Mendefinisikan Attribute default (Default Attribute) :
<!ELEMENT population (#PCDATA)>
<!ATTLIST population year CDATA “2000”>
· Mendefinisikan Attribute default (Default Attribute) :
<!ELEMENT population (#PCDATA)>
<!ATTLIST population year CDATA #FIXED “2000”>
Invalid : <population year=“2001”>80</population>
Valid : <population year=“2000”>80</population>
Valid : <population>80</population>
· Mendefinisikan Unique Attribute :
<!ELEMENT animal (name)>
<!ATTLIST animal code ID #REQUIRED>
ga_pra_27@yahoo.co.id 24
4. KESIMPULAN
Web dibuat dengan suatu bahasa pengkodean HTML, agar dapat interaktif maka
seorang web development membuat suatu pemrograman agar dapat interaksi antara
pengunjung dan situs tersebut, ada banyak bahasa yang dapat digunakan seperti ASP,
PHP, Javascript, Css, XML, CMS dan lain-lain. Contohnya pada saat kita masuk ke situs
tertentu, terdapat hit counter, jam, dan bukutamu, dan halaman polling. Lalu pertanyaan
dasar gimana kita membuat ini, apakah bisa diwujudkan dengan hanya menggunakan
HTML, atau butuh suatu script lain untuk mewujudkannya. Jawabannya dengan kode
HTML ini bisa diwujudkan dengan sangat sederhana dan terbatas kemampuannya.
ga_pra_27@yahoo.co.id 25
DAFTAR PUSTAKA
Yahya Kurniawan. “Aplikasi Web DataBase dengan ASP”.
www.microsoft.com/net
www.ilmukomputer.com
elista.akprind.ac.id/staff/catur

Pengertian FAT

Pengertian FAT

 

Sistem Operasi Microsoft Windows sampai saat ini mempunyai tiga file system:
1. FAT 16 (File Allocation Table 16)
Sebenarnya sebelum FAT16, telebih dahulu sistem file di MS-DOS FAT12, tapi karena banyak kekurangan makanya muncul FAT16, FAT16 sendiri sudah dikenalkan oleh MS-DOS pada tahun 1981. Awalnya, sistem ini didesain umtuk mengatur file fi floppy disk, dan sudah mengalami beberapa kali perubahan, sehingga digunakan untuk mengatur file harddisk. Keuntungan FAT16 adalah kompatibel hampir di semua sistem operasi, baik Windows 95/98/ME, OS/2, Linux dan bahkan Unix. Namun dibalik itu semua masalah paling besar dari FAT16 adalah mempunyai kapasitas tetap jumlah cluster dalam partisi, jadi semakin besar harddisk, maka ukuran cluster akan semakin besar. selain itu kekurangan FAT16 salah satunya tidak mendukung kompresi, enkripsi dan kontrol akses dalam partisi
2. FAT 32 (File Allocation Table 32)
FAT32 mulai di kenal pada sistim Windows 95 SP2, dan merupakan pengembangan lebih dari FAT16. FAT32 menawarkan kemampuan menampung jumlat cluster yang lebih besar dalam partisi. Selain itu juga mengembangkan kemampuan harddisk menjadi lebih baik dibanding FAT16. Namun FAT32 memiliki kelemahan yang tidak di miliki FAT16 yaitu terbatasnya Operating System yang bisa mengenal FAT32. Tidak seperti FAT16 yang bisa di kenal oleh hampir semua system operasi, namun itu bukan masalah apabila anda menjalankan FAT32 di Windows XP karena Windows XP tidak peduli file sistim apa yang di gunakan pada partisi.
3. NTFS (New Technology File System)
NTFS di kenalkan pertama pada Windows NT dan merupakan file system yang benar benar berbeda di banding teknologi FAT. NTFS menawarkan security yang jauh lebih baik, kompresi file, cluster dan bahkan support enkripsi data. NTFS merupakan file system standar untuk Windows Xp dan apabila anda melakukan upgrade Windows biasa anda akan di tanyakan apakah ingin mengupgrade ke NTFS atau tetap menggunakan FAT. Namun jika anda sudah melakukan upgrade pada Windows Xp dan tidak melakukan perubahan NTFS itu bukan masalah karena anda bisa mengkonversinya ke NTFS kapanpun. Namun ingat bahwa apabila anda sudah menggunakan NTFS akan muncul masalah jika ingin downgrade ke FAT tanpa kehilangan data.
Pada Umumnya NTFS tidak kompatibel dengan Operating System lain yang terinstall di komputer yang sama (Double OS) bahkan juga tidak terdeteksi apabila anda melakukan startup-boot menggunakan floopy. Untuk itu sangat disa-rankan kepada anda untuk menyediakan partisi yang kecil saja yang menggunakan file system FAT di awal partisi. Partisi ini dapat anda gunakan untuk menyimpan Recovery Tool apabila mendapat masalah.
Sedangkan GNU/Linux mempunyai beberapa file system:
1. Ext 2 (2rd Extented)
EXT2 adalah file sistem yang ampuh di linux. EXT2 juga merupakan salah satu file sistem yang paling ampuh dan menjadi dasar dari segala distribusi linux. Pada EXT2 file sistem, file data disimpan sebagai data blok. Data blok ini mempunyai panjang yang sama dan meskipun panjangnya bervariasi diantara EXT2 file sistem, besar blok tersebut ditentukan pada saat file sistem dibuat dengan perintah mk2fs. Jika besar blok adalah 1024 bytes, maka file dengan besar 1025 bytes akan memakai 2 blok. Ini berarti kita membuang setengah blok per file.
EXT2 mendefinisikan topologi file sistem dengan memberikan arti bahwa setiap file pada sistem diasosiasiakan dengan struktur data inode. Sebuah inode menunjukkan blok mana dalam suatu file tentang hak akses setiap file, waktu modifikasi file, dan tipe file. Setiap file dalam EXT2 file sistem terdiri dari inode tunggal dan setiap inode mempunyai nomor identifikasi yang unik. Inode-inode file sistem disimpan dalam tabel inode. Direktori dalam EXT2 file sistem adalah file khusus yang mengandung pointer ke inode masing-masing isi direktori tersebut.
2. Ext 3 (3rd Extended)
EXT3 adalah peningkatan dari EXT2 file sistem. Peningkatan ini memiliki beberapa keuntungan, diantaranya:
a.Setelah kegagalan sumber daya, “unclean shutdown”, atau kerusakan sistem, EXT2 file sistem harus melalui proses pengecekan dengan program e2fsck. Proses ini dapat membuang waktu sehingga proses booting menjadi sangat lama, khususnya untuk disk besar yang mengandung banyak sekali data. Dalam proses ini, semua data tidak dapat diakses.
Jurnal yang disediakan oleh EXT3 menyebabkan tidak perlu lagi dilakukan pengecekan data setelah kegagalan sistem. EXT3 hanya dicek bila ada kerusakan hardware seperti kerusakan hard disk, tetapi kejadian ini sangat jarang. Waktu yang diperlukan EXT3 file sistem setelah terjadi “unclean shutdown” tidak tergantung dari ukuran file sistem atau banyaknya file, tetapi tergantung dari besarnya jurnal yang digunakan untuk menjaga konsistensi. Besar jurnal default memerlukan waktu kira-kira sedetik untuk pulih, tergantung kecepatan hardware.
b.Integritas data
EXT3 menjamin adanya integritas data setelah terjadi kerusakan atau “unclean shutdown”. EXT3 memungkinkan kita memilih jenis dan tipe proteksi dari data.
c.Kecepatan
Daripada menulis data lebih dari sekali, EXT3 mempunyai throughput yang lebih besar daripada EXT2 karena EXT3 memaksimalkan pergerakan head hard disk. Kita bisa memilih tiga jurnal mode untuk memaksimalkan kecepatan, tetapi integritas data tidak terjamin.
d.Mudah dilakukan migrasi
Kita dapat berpindah dari EXT2 ke sistem EXT3 tanpa melakukan format ulang.
3. Ext 4 (4rd Extended)
Ext4 dirilis secara komplit dan stabil berawal dari kernel 2.6.28 jadi apabila distro anda yang secara default memiliki versi kernel tersebuat atau di atas nya otomatis system anda sudah support ext4 (dengan catatan sudah di include kedalam kernelnya) selain itu versi e2fsprogs harus mengunakan versi 1.41.5 atau lebih.
Apabila anda masih menggunakan fs ext3 dapat mengkonversi ke ext4 dengan beberapa langkah yang tidak terlalu rumit.
Keuntungan yang bisa didapat dengan mengupgrade filesystem ke ext4 dibanding ext3 adalah mempunyai pengalamatan 48-bit block yang artinya dia akan mempunyai 1EB = 1,048,576 TB ukuran maksimum filesystem dengan 16 TB untuk maksimum file size nya,Fast fsck,Journal checksumming,Defragmentation support.

Pengertian FAT dan versinya



Sistem berkas FAT atau FAT File System adalah sebuah sistem berkas yang menggunakan struktur tabel alokasi berkas sebagai cara dirinya beroperasi. Untuk penyingkatan, umumnya orang menyebut sistem berkas FAT sebagai FAT saja. Kata FAT sendiri adalah singkatan dari File Allocation Table, yang jika diterjemahkan secara bebas ke dalam Bahasa Indonesia menjadi Tabel Alokasi Berkas. Arsitektur FAT sekarang banyak digunakan secara luas dalam sistem komputer dan kartu-kartu memori yang digunakan dalam kamera digital atau pemutar media portabel.
FAT pertama kali dikembangkan oleh Bill Gates dan Marc McDonald, pada tahun 1976-1977. Sistem berkas ini merupakan sistem berkas utama untuk sistem operasi yang ada saat itu, termasuk di antaranya adalah Digital Research Disk Operating System (DR-DOS), OpenDOS, FreeDOS, MS-DOS, IBM OS/2 (versi 1.1, sebelum berpindah ke sistem HPFS), dan Microsoft Windows (hingga Windows Me). Untuk disket, FAT telah distandardisasikan sebagai ECMA-107 dan ISO/IEC 9293. Standar-standar tersebut hanya mencakup FAT12 dan FAT16 tanpa dukungan nama berkas panjang, karena memang beberapa bagian dalam standar nama file panjang di dalam sistem berkas FAT telah dipatenkan.
Sistem berkas ini digunakan oleh sistem operasi MS-DOS (hanya versi FAT12 dan FAT16), Windows (hampir semua versi Windows; untuk versi FAT yang didukung olehnya lihat pada bagian versi), GNU/Linux, dan masih banyak sistem operasi lainnya yang juga mendukung, termasuk Macintosh Mac OS/X.

Versi

Ada beberapa versi dari sistem berkas FAT, yang dibedakan dari berapa banyak unit alokasi yang didukungya, yakni sebagai berikut:
  • FAT12
  • FAT16
  • FAT32
  • exFAT

FAT12

FAT12 adalah sistem berkas yang menggunakan ukuran unit alokasi yang memiliki batas hingga 12-bit, sehingga hanya dapat menyimpan maksimum hingga 212 unit alokasi saja (4096 buah). Sistem berkas ini adalah sistem berkas asli dari FAT yang pertama kali digunakan dalam sistem operasi MS-DOS.
Karena beberapa sistem operasi Windows menggunakan ukuran unit alokasi sistem berkas yang dibuat berdasarkan ukuran sektor (kelipatan 512 byte, dari 1 sektor hingga 16 sektor), FAT12 memiliki batasan pada kapasitasnya, yakni hingga 32 Megabyte. Karena itulah, FAT12 umumnya hanya digunakan sebagai sistem berkas untuk media penyimpanan floppy disk. Tabel berikut berisi informasi sistem operasi apa saja yang mendukung sistem berkas FAT12.
Sistem operasi Dukungan
MS-DOS Ya (semua versi MS-DOS)
Windows 95 (semua versi) Ya
Windows 98 Ya
Windows Millennium Edition Ya
Windows NT 3.x Ya
Windows NT 4.0 Ya
Ya
Windows XP Ya
Windows Server 2003 Ya
Windows Vista Ya

FAT16

FAT16 adalah sistem berkas yang menggunakan unit alokasi yang memiliki batas hingga 16-bit, sehingga dapat menyimpan hingga 216 unit alokasi (65536 buah). Sistem berkas ini memiliki batas kapasitas hingga ukuran 4 Gigabyte saja. Ukuran unit alokasi yang digunakan oleh FAT16 bergantung pada kapasitas partisi yang hendak diformat: jika ukuran partisi kurang dari 16 Megabyte, maka Windows akan menggunakan sistem berkas FAT12, dan jika ukuran partisi lebih besar dari 16 Megabyte, maka Windows akan menggunakan sistem berkas FAT16. Tabel berikut berisi informasi sistem operasi apa saja yang mendukung sistem berkas FAT16.
Sistem operasi Dukungan
MS-DOS Ya (versi 4.x ke atas); Tidak (sebelum versi 4.x)
Windows 95 (semua versi) Ya
Windows 98 Ya
Windows Millennium Edition Ya
Windows NT 3.x Ya
Windows NT 4.0 Ya
Windows 2000 Ya
Windows XP Ya
Windows Server 2003 Ya
Windows Vista Ya

VFAT (Virtual FAT)

VFAT adalah sebuah variasi sistem berkas FAT16 yang mendukung nama berkas panjang, hingga 255 karakter. Sistem berkas ini diintegrasikan ke dalam sistem operasi Windows 95 dan Windows NT 3.51. Meskipun mendukung nama berkas panjang, sebenarnya dalam struktur sistem berkas ini tidak ada perubahan yang signifikan. Bahkan nama berkas panjang akan memakai beberapa entri direktori secara sekaligus.

FAT32

FAT32 adalah versi sistem berkas FAT yang paling baru, yang diperkenalkan ketika Microsoft merilis Windows 95 OEM Service Release 2 (Windows 95 OSR2). Tabel sistem operasi Windows yang mendukung sistem berkas FAT32 ini sebagai berikut.
Sistem operasi Dukungan
MS-DOS Tidak
Windows 95 (versi awal) Tidak
Windows 95 OSR2 Ya
Windows 98 Ya (Windows 98 juga memiliki utilitas untuk mengonversi FAT16 ke FAT32)
Windows Millennium Edition Ya
Windows NT 3.x Tidak
Windows NT 4.0 Tidak
(Beberapa perusahaan, seperti Winternals membuat driver FAT32 untuk Windows NT 4.0)
Windows 2000 Ya
(Windows 2000 membatasi kapasitas partisi FAT32 yang dapat dibuat hingga 32768 Megabytes saja)
Windows XP Ya
(Windows XP membatasi kapasitas partisi FAT32 yang dapat dibuat hingga 32768 Megabytes saja)
Windows Server 2003 Ya
(Windows Server 2003 membatasi kapasitas partisi FAT32 yang dapat dibuat hingga 32768 Megabytes saja)
Windows Vista Ya
(Windows Vista membatasi kapasitas partisi FAT32 yang dapat dibuat hingga 32768 Megabytes saja)
Karena menggunakan tabel alokasi berkas yang besar (32-bit), FAT32 secara teoritis mampu mengalamati hingga 232 unit alokasi (4294967296 buah). Meskipun demikian, dalam implementasinya, jumlah unit alokasi yang dapat dialamati oleh FAT32 adalah 228 (268435456 buah). Ukuran unit alokasi maksimum dapat mencapai 32768 byte (64 sektor), sehingga secara teoritis dapat mengalamati 8 terabytes (8192 Gigabytes), meski tidak disarankan. Selain itu, program instalasi beberapa keluarga sistem operasi Windows NT 5.x ke atas hanya mengizinkan pembuatan partisi FAT32 hingga 32 Gigabyte (jika partisi lebih besar dari 32 GB, maka program instalasi Windows hanya menyediakan sistem berkas NTFS). Dalam instalasi sistem operasi Windows NT 5.x ke atas, jika ukuran partisi di mana Windows diinstalasikan kurang dari 2 Gigabyte, program instalasi akan menggunakan sistem berkas FAT16; dan berlaku sebaliknya, jika partisi di mana Windows hendak diinstalasikan lebih dari 2 Gigabyte, program instalasi akan menggunakan sistem berkas FAT32.
Program pengonversi FAT16 menjadi FAT32 dalam sistem operasi Windows 98
FAT32 menggunakan ukuran unit alokasi yang lebih kecil dibandingkan dengan sistem berkas FAT12/FAT16, sehingga FAT32 lebih efisien ketika diaplikasikan pada partisi yang besar (ukurannya lebih besar dari pada 512 Megabyte). Penghematan yang dilakukan oleh FAT32 dibandingkan dengan FAT16/FAT12 kira-kira adalah 20% hingga 27%. Windows 98 memiliki utilitas yang dapat digunakan untuk mengonversi partisi FAT16 menjadi FAT32 tanpa kehilangan data.

Karakteristik dan fitur setiap versi

Berikut ini adalah tabel perbandingan ukuran partisi dan ukuran unit alokasi sistem berkas (default) yang digunakan oleh sistem berkas FAT.
Ukuran partisi FAT12 FAT16 FAT32
0 MB hingga 6 MB 1024 byte (2 sektor) Tidak didukung Tidak didukung
7 MB hingga 16 MB 2048 byte (4 sektor) Tidak didukung Tidak didukung
17 MB hingga 32 MB 4096 byte (8 sektor) 512 byte (1 sektor) Tidak didukung
33 MB hingga 64 MB Tidak didukung 1024 byte (2 sektor) 512 byte (1 sektor)
65 MB hingga 128 MB Tidak didukung 2048 byte (4 sektor) 1024 byte (2 sektor)
129 MB hingga 256 MB Tidak didukung 4096 byte (8 sektor) 2048 byte (4 sektor)
257 MB hingga 512 MB Tidak didukung 8192 byte (16 sektor) 4096 byte (8 sektor)
513 MB hingga 1024 MB Tidak didukung 16384 byte (32 sektor) 4096 byte (8 sektor)
1025 MB hingga 2048 MB Tidak didukung 32768 byte (64 sektor) 4096 byte (8 sektor)
2049 MB hingga 4096 MB Tidak didukung 65536 byte (128 sektor)
Hanya dapat digunakan dalam keluarga Windows NT
4096 byte (8 sektor)
4097 MB hingga 8192 MB Tidak didukung Tidak didukung 4096 byte (8 sektor)
8192 MB hingga 16384 MB Tidak didukung Tidak didukung 8192 byte (16 sektor)
16385 MB hingga 32768 MB Tidak didukung Tidak didukung 16384 byte (32 sektor)
32769 MB - 127.5 GB Tidak didukung Tidak didukung 32768 byte (64 sektor)
127.5 GB - 2 TB Tidak didukung Tidak didukung 65536 (128 sektor)




Tabel berikut berisi informasi mengenai karakteristik dan fitur sistem berkas FAT
Karakteristik FAT12 FAT16 FAT32
Panjang nama berkas maksimum 8.3 dalam sistem operasi MS-DOS,
hingga 260 karakter dalam sistem operasi Windows 32-bit
8.3 dalam sistem operasi MS-DOS,
hingga 260 karakter dalam sistem operasi Windows 32-bit
Hingga 260 karakter dalam sistem operasi Windows 32-bit,
juga membuat format nama berkas 8.3
Fitur keamanan Tidak ada Tidak ada Tidak ada
Fitur kompresi data Tidak ada Tidak ada Tidak ada
Jumlah unit alokasi tabel alokasi berkas 12-bit (4096 buah) 16-bit (65536 buah), 32-bit (teoritis), 28-bit (praktik)
Jumlah unit alokasi fisik tiap partisi 32680 sektor 65524 buah unit alokasi
(seharusnya 65536 buah, tapi beberapa unit alokasi telah direservasikan)
65527 buah unit alokasi
(seharusnya 65536 buah, tapi beberapa unit alokasi telah direservasikan)
Ukuran unit alokasi maksimum
64 KB (maksimum); 32 KB (disarankan) 64 KB (teoritis); 32 KB (praktik); 16 KB (disarankan)
Kisaran ukuran unit alokasi 512 byte hingga 2048 byte 512 byte hingga 65536 byte 512 byte hingga 65536 byte
Ukuran partisi maksimum 32 MB 2 GB (pada semua sistem operasi); 4 GB (hanya pada keluarga Windows NT) 8 TB (teoritis), 2 TB (implementasi; limitasi ini dikarenakan tabel partisi dalam skema partisi MBR yang digunakan oleh FAT32), 32 GB (Windows NT 5.x ke atas)
Ukuran berkas maksimum
4 GB - 1 byte (232-1 byte) 4 GB - 1 byte (232-1 byte)
Jumlah berkas tiap partisi
65536 berkas 4177920 berkas
Jumlah berkas maksimum dalam direktori akar
512 berkas (Penggunaan nama berkas panjang (nama berkas yang tidak menggunakan format 8.3) dapat mengurangi jumlah ini secara signifikan) 65534 berkas (Penggunaan nama berkas panjang dapat mengurangi jumlah ini secara signifikan)
Saran penggunaan Media penyimpanan kurang dari 16 MB Media penyimpanan dari 16 MB hingga 511 Media penyimpanan dari 512 MB hingga 32768 MB. Gunakan NTFS atau sistem berkas lainnya untuk media penyimpanan yang lain.

Tabel Alokasi Berkas

Tabel alokasi berkas atau File Allocation Table merupakan sebuah tabel yang dipelihara di dalam hard disk atau media penyimpanan lainnya oleh sistem operasi yang bertindak sebagai "daftar isi media penyimpanan", yang menunjukan di mana direktori dan berkas disimpan di dalam disk.
Ketika sebuah media penyimpanan diformat dengan menggunakan FAT, sistem berkas ini akan membuat sebuah tabel alokasi berkas yang disimpan pada lokasi yang dekat dengan permulaan media penyimpanan tersebut. Media penyimpanan yang dimaksud adalah media penyimpanan seperti sebuah hard disk, sebuah partisi dalam sebuah hard disk, atau media penyimpanan portabel. Selain membuat satu tabel alokasi berkas, sistem berkas tersebut juga membuat salinan dari sistem berkas tersebut, dan berada pada media penyimpanan yang sama. Jika salah satu salinan mengalami kerusakan, maka sistem berkas akan menggunakan salinan yang lain, dan mengganti tabel yang rusak tersebut dengan salinan yang masih baik (cara kerja ini disebut dengan FAT Mirroring, yang bekerja seperti layaknya RAID 1). Lokasi tabel alokasi berkas ditentukan di dalam sebuah area yang disebut dengan BIOS Parameter Block (BPB) dalam boot sector sebuah media penyimpanan yang menggunakan sistem berkas FAT.
FAT16 akan membuat dua buah tabel alokasi berkas, yang diberi nama FAT1 dan FAT2. Tabel alokasi berkas akan diletakkan pada area tertentu, yakni pada lokasi yang berdekatan dengan boot sector. Tabel alokasi berkas akan berisi informasi-informasi berikut:
  • Unused, yang menandakan bahwa unit alokasi tersebut tidak terpakai
  • In use, yang menandakan bahwa unit alokasi tersebut tidak dapat digunakan karena sedang digunakan oleh sebuah berkas tertentu.
  • Bad, yang menandakan bahwa unit alokasi tersebut tidak dapat digunakan karena mengalami kerusakan.
  • Last cluster, yang menandakan bahwa unit alokasi tersebut merupakan unit alokasi terakhir yang dimiliki oleh sebuah berkas.
Dalam strukturnya, FAT16 membedakan antara direktori akar (root directory) dan direktori lainnya, karena memang desain FAT16 menentukan lokasi direktori akar pada lokasi yang spesifik, dan memiliki batasan jumlah entri yang dapat disimpan (hanya dapat menampung 512 entri).
Direktori akar pada sistem berkas FAT16 terdiri dari sebuah ukuran yang tetap dan diketahui, karena berkas-berkas sistem operasi biasanya langsung diletakkan segera setelah direktori akar tersebut. Lokasi yang diketahui untuk berkas-berkas sistem operasi ini mengizinkan sistem operasi DOS, OS/2, atau Windows NT untuk langsung memulai proses booting sistem operasi. Tetapi, keputusan desain ini juga membatasi jumlah file yang dapat ditampung di dalam sebuah direktori akar dari sebuah volume FAT16.
Entri-entri di dalam direktori akar dan juga sub-direktori tidak diurutkan sehingga proses pencarian terhadap berkas-berkas tertentu dapat memakan waktu yang lama, apalagi jika volume tersebut mengandung banyak berkas dalam sebuah direktori.
Tabel alokasi berkas dan juga direktori akar selalu diletakkan pada awal sebuah volume, atau biasanya terletak pada lokasi track terluar dari sebuah disk. Entri-entri tersebut merupakan entri-entri yang sering sekali dibaca dari sebuah disk, utamanya pada sistem operasi yang mendukung multitasking, yang membutuhkan banyak pergerakan head hard disk yang lamban.

Bagaimana sebuah berkas disimpan dalam volume FAT16

Sistem berkas FAT-16 menggunakan unit alokasi (atau cluster) sebagai unit terkecil bagaimana ia dapat menyimpan berkas. FAT-16 mendukung ukuran cluster dari 1 hingga 128 sektor. Selanjutnya, ada juga entri direktori yang menyediakan ruangan yang cukup untuk menampung berkas dengan nama berkas berformat 8.3 (delapan nama berkas plus tiga nama ekstensi). Entri direktori pada sistem berkas FAT-16 memiliki entri sebesar 32 byte untuk setiap berkas dan subdirektori yang dikandung oleh direktori tersebut. Entri direktori tersebut mengandung field-field berikut.
Field Ukuran dalam bit Ukuran dalam byte
Nama berkas 64 8
Ekstensi berkas 24 3
Atribut berkas 8 1
Ruangan yang dicadangkan untuk berkas 80 10
Stempel waktu berkas 16 2
Stempel tanggal berkas 16 2
Alamat cluster pertama berkas dalam tabel alokasi berkas 16 2
Ukuran berkas terbesar 32 4
Struktur organisasi dalam sistem berkas FAT16 tidaklah terlalu rumit rumit. Berkas-berkas akan diberikan lokasi yang pertama kali ditemukan oleh sistem berkas dalam sebuah partisi. Selanjutnya, sistem berkas akan memberikan nomor terhadap lokasi tersebut, yang disebut dengan cluster number, yang merupakan alamat lokasi cluster di mana berkas dimulai. Setiap cluster berisi penunjuk (pointer) terhadap cluster berikutnya untuk berkas yang sama, atau indikasi bahwa cluster yang bersangkutan merupakan akhir dari rangkaian cluster sebuah berkas yang ditandai dengan bilangan basis 16 (hexadecimal) 0xFFFF (FAT16), atau 0xFFF (FAT12). Sebagai contoh, pada sebuah berkas yang menggunakan 10 buah cluster, berkas tersebut akan memiliki 10 buah entri di dalam tabel alokasi file, dan juga 9 buah tautan terhadap tabel alokasi file tersebut, sedangkan 1 cluster terakhir berisi tanda bahwa ia adalah cluster terakhir, dan berisi bilangan 0xFFFF. Umumnya, struktur sistem berkas seperti ini disebut sebagai struktur linked-list.

exFAT

exFAT (singkatan dari Extended File Allocation Table, atau sering disebut sebagai FAT64) adalah sebuah sistem berkas proprietary yang cocok untuk digunakan oleh media-media penyimpanan berbasis memori flash. Sistem berkas ini pertama kali dibuat oleh Microsoft untuk perangkat-perangkat benam di dalam Windows Embedded CE 6.0 dan Windows Vista Service Pack 1. Diperkenalkan pada bulan November 2006, sistem berkas ini dapat digunakan sebagai alternatif dari sistem berkas NTFS, karena memang NTFS memiliki struktur data yang relatif lebih besar ketimbang exFAT.

Keunggulan exFAT

Beberapa keunggulan yang ditawarkan oleh exFAT adalah sebagai berikut:
  • Skalabilitas untuk HDD (hard disk drive) berukuran besar.
  • Ukuran berkas teoritis maksimal 264 (16 EiB). Sebagai perbandingan, FAT-32 hanya mendukung ukuran berkas maksimal hingga 232 (4 GB).
  • Ukuran Cluster yang didukung hingga 2255 Sector, dengan batasan implementasi hingga 32 MB (Megabyte).
  • Performa untuk alokasi ruangan kosong dan penghapusan ditingkatkan karena file system ini memperkenalkan implementasi baru, yaitu Free Space Bitmap
  • Mendukung lebih dari 216 (65536) berkas di dalam sebuah direktori tunggal.
  • Mendukung fitur access control list (ACL), seperti halnya NTFS. Sayangnya, fitur ini belum didukung sepenuhnya di dalam Windows Vista Service Pack 1.
  • Mendukung Transaction-Safe FAT File System (sebuah fungsi opsional untuk Windows CE yang diaktifkan).
  • Memiliki ruangan tersendiri yang bisa digunakan oleh OEM untuk melakukan kustomisasi terhadap sistem berkas untuk karakteristik perangkat tertentu.
  • Timestamp dapat ditampilkan dalam UTC, tidak hanya dalam local time saja.

Kelemahan exFAT

Beberapa kelemahan yang dimiliki oleh exFAT, jika dibandingkan dengan file system FAT sebelumnya (FAT12, FAT16, atau FAT32) adalah:
  • Perangkat yang menggunakan file system exFAT tidak bisa menggunakan kemampuan ReadyBoost milik Windows Vista (namun pada Windows 7, Microsoft sudah membuat file system exFAT yang baru dengan dukungan ReadyBoost).
  • Status lisensi yang belum jelas. Akan tetapi, Microsoft telah mempatenkan beberapa bagian dari file system FAT.
  • Tidak bisa diakses oleh sistem-sistem operasi Windows terdahulu, sebelum Windows Vista Service Pack 1 atau Windows CE 6.0.
  • Belum tersedia implementasi dalam proyek open source

Selasa, 17 September 2013

SISTEM BILANGAN DI DALAM DUNIA KOMPUTER

1. Desimal (Basis 10)


Desimal (Basis 10) adalah Sistem Bilangan yang paling umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Sistem bilangan desimal menggunakan basis 10 dan menggunakan 10 macam simbol bilangan yaitu : 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8 dan 9. Sistem bilangan desimal dapat berupa integer desimal (decimal integer) dan dapat juga berupa pecahan desimal (decimal fraction).

Untuk melihat nilai bilangan desimal dapat digunakan perhitungan seperti berikut, misalkan contoh bilangan desimal adalah 8598. Ini dapat diartikan :

Dalam gambar diatas disebutkan Absolut Value dan Position Value. Setiap simbol dalam sistem bilangan desimal memiliki Absolut Value dan Position Value. Absolut value adalah Nilai Mutlak dari masing-masing digit bilangan. Sedangkan Position Value adalah Nilai Penimbang atau bobot dari masing-masing digit bilangan tergantung dari letak posisinya yaitu bernilai basis di pangkatkan dengan urutan posisinya. Untuk lebih jelasnya perhatikan tabel dibawah ini.

Dengan begitu maka bilangan desimal 8598 bisa diartikan sebagai berikut :

Sistem bilangan desimal juga bisa berupa pecahan desimal (decimal fraction), misalnya : 183,75 yang dapat diartikan :

2. Biner (Basis 2)

Biner (Basis 2) adalah Sistem Bilangan yang terdiri dari 2 simbol yaitu 0 dan 1. Bilangan Biner ini di populerkan oleh John Von Neumann. Contoh Bilangan Biner 1001, Ini dapat di artikan (Di konversi ke sistem bilangan desimal) menjadi sebagai berikut :

Position Value dalam sistem Bilangan Biner merupakan perpangkatan dari nilai 2 (basis), seperti pada tabel berikut ini :

Berarti, Bilangan Biner 1001 perhitungannya adalah sebagai berikut :


3. Oktal (Basis 8)


Oktal (Basis 8) adalah Sistem Bilangan yang terdiri dari 8 Simbol yaitu 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7. Contoh Oktal 1024, Ini dapat di artikan (Di konversikan ke sistem bilangan desimal) menjadi sebagai berikut :
Position Value dalam Sistem Bilangan Oktal merupakan perpangkatan dari nilai 8 (basis), seperti pada tabel berikut ini :


Berarti, Bilangan Oktal 1022 perhitungannya adalah sebagai berikut :

4. Hexadesimal (Basis 16)

Hexadesimal (Basis 16), Hexa berarti 6 dan Desimal berarti 10 adalah Sistem Bilangan yang terdiri dari 16 simbol yaitu 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, A(10), B(11), C(12), D(13), E(14), F(15). Pada Sistem Bilangan Hexadesimal memadukan 2 unsur yaitu angka dan huruf. Huruf A mewakili angka 10, B mewakili angka 11 dan seterusnya sampai Huruf F mewakili angka 15.
Contoh Hexadesimal F3D4, Ini dapat di artikan (Di konversikan ke sistem bilangan desimal) menjadi sebagai berikut :

Position Value dalam Sistem Bilangan Hexadesimal merupakan perpangkatan dari nilai 16 (basis), seperti pada tabel berikut ini :

Berarti, Bilangan Hexadesimal F3DA perhitungannya adalah sebagai berikut :

BAHASA PROGRAM PEMBUATAN WEBSITE

Berikut adalah penjelasan tentang bahasa pemrograman apa saja yang biasa digunakan untuk membuat suatu website :

1. Bahasa Pemrograman HTML
HyperText Markup Language (HTML) adalah sebuah bahasa markup yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web dan menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah browser Internet.
HTML saat ini merupakan standar Internet yang didefinisikan dan dikendalikan penggunaannya oleh World Wide Web Consortium (W3C).
HTML berupa kode-kode tag yang menginstruksikan browser untuk menghasilkan tampilan sesuai dengan yang diinginkan.
Sebuah file yang merupakan file HTML dapat dibuka dengan menggunakan browser web seperti Mozilla Firefox atau Microsoft Internet Explorer.
2. Bahasa Pemrograman PHP
PHP adalah bahasa pemrograman script yang paling banyak dipakai saat ini.
PHP pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995. Pada waktu itu PHP masih bernama FI (Form Interpreted), yang wujudnya berupa sekumpulan script yang digunakan untuk mengolah data form dari web.
PHP banyak dipakai untuk membuat situs web yang dinamis, walaupun tidak tertutup kemungkinan digunakan untuk pemakaian lain.
PHP biasanya berjalan pada sistem operasi linux (PHP juga bisa dijalankan dengan hosting windows).
3. Bahasa Pemrograman ASP
ASP adalah singkatan dari Active Server Pages yang merupakan salah satu bahasa pemograman web untuk menciptakan halaman web yang dinamis.
ASP merupakan salah satu produk teknologi yang disediakan oleh Microsoft.
ASP bekerja pada web server dan merupakan server side scripting.
4. Bahasa Pemrograman XML
Extensible Markup Language (XML) adalah bahasa markup serbaguna yang direkomendasikan W3C untuk mendeskripsikan berbagai macam data.
XML menggunakan markup tags seperti halnya HTML namun penggunaannya tidak terbatas pada tampilan halaman web saja.
XML merupakan suatu metode dalam membuat penanda/markup pada sebuah dokumen.
5. Bahasa Pemrograman WML
WML adalah kepanjangan dari Wireless Markup Language, yaitu bahasa pemrograman yang digunakan dalam aplikasi berbasis XML (eXtensible Markup Langauge).
WML ini adalah bahasa pemrograman yang digunakan dalam aplikasi wireless.
WML merupakan analogi dari HTML yang berjalan pada protocol nirkabel.
6. Bahasa Pemrograman PERL
Perl adalah bahasa pemrograman untuk mesin dengan sistem operasi Unix (SunOS, Linux, BSD, HP-UX), juga tersedia untuk sistem operasi seperti DOS, Windows, PowerPC, BeOS, VMS, EBCDIC, dan PocketPC.
PERL merupakan bahasa pemograman yang mirip bahasa pemograman C.
7. Bahasa Pemrograman CFM
Cfm dibuat menggunakan tag ColdFusion dengan software Adobe ColdFusion / BlueDragon / Coldfusion Studio.
Syntax coldfusion berbasis html.
8. Bahasa Pemrograman Javascript
Javascript adalah bahasa scripting yang handal yang berjalan pada sisi client.
JavaScript merupakan sebuah bahasa scripting yang dikembangkan oleh Netscape.
Untuk menjalankan script yang ditulis dengan JavaScript kita membutuhkan JavaScript-enabled browser yaitu browser yang mampu menjalankan JavaScript.
9. Bahasa Pemrograman CSS
Cascading Style Sheets (CSS) adalah suatu bahasa stylesheet yang digunakan untuk mengatur tampilan suatu dokumen yang ditulis dalam bahasa markup.
Penggunaan yang paling umum dari CSS adalah untuk memformat halaman web yang ditulis dengan HTML dan XHTML.
Walaupun demikian, bahasanya sendiri dapat dipergunakan untuk semua jenis dokumen XML termasuk SVG dan XUL.
Spesifikasi CSS diatur oleh World Wide Web Consortium (W3C).

Jenis-jenis Bahasa Pemrograman Dalam Pembuatan Website

Cascading Style Sheets (CSS)
Cascading Style Sheets (CSS) adalah suatu bahasa stylesheet yang digunakan untuk mengatur tampilan suatu dokumen yang ditulis dalam bahasa markup. Penggunaan yang paling umum dari CSS adalah untuk memformat halaman web yang ditulis dengan HTML dan XHTML. Walaupun demikian, bahasanya sendiri dapat dipergunakan untuk semua jenis dokumen XML termasuk SVG dan XUL. Spesifikasi CSS diatur oleh World Wide Web Consortium (W3C).

CSS digunakan oleh penulis maupun pembaca halaman web untuk menentukan warna, jenis huruf, tata letak, dan berbagai aspek tampilan dokumen. CSS digunakan terutama untuk memisahkan antara isi dokumen (yang ditulis dengan HTML atau bahasa markup lainnya) dengan presentasi dokumen (yang ditulis dengan CSS). Pemisahan ini dapat meningkatkan aksesibilitas isi, memberikan lebih banyak keleluasaan dan kontrol terhadap tampilan, dan mengurangi kompleksitas serta pengulangan pada stuktur isi.

CSS memungkinkan halaman yang sama untuk ditampilkan dengan cara yang berbeda untuk metode presentasi yang berbeda, seperti melalui layar, cetak, suara (sewaktu dibacakan oleh browser basis-suara atau pembaca layar), dan juga alat pembaca braille. Halaman HTML atau XML yang sama juga dapat ditampilkan secara berbeda, baik dari segi gaya tampilan atau skema warna dengan menggunakan CSS.
Extensible Markup Language (XML)
Extensible Markup Language (XML) adalah Extensible Markup Language (XML) adalah sebuah format text yang sederhana yang berdasarkan SGML(ISO 8879), yang didesain untuk mempertemukan berbagai macam sumber informasi dalam dunia web. XML bahasa markup serbaguna yang direkomendasikan W3C untuk mendeskripsikan berbagai macam data. XML menggunakan markup tags seperti halnya HTML namun penggunaannya tidak terbatas pada tampilan halaman web saja.

Extensible Markup Language (XML) adalah sebuah format text yang sederhana yang berdasarkan SGML(ISO 8879), yang didesain untuk mempertemukan berbagai macam sumber informasi dalam dunia web.
Extensible Stylesheet Language Transformations (XLST)
Extensible Stylesheet Language Transformations, disingkat XSLT, adalah bahasa pemrograman berdasar XML yang digunakan untuk transformasi dokumen XML menjadi dokumen XML atau format lainnya. Transformasi tidak mengubah dokumen asli, melainkan menghasilkan dokumen baru berdasarkan isi dokumen asli. XSLT sering digunakan untuk mengkonversi data dari satu XMLschema ke schema lain, ke format XHTML, atau format XML yang dapat diubah menjadi dokumen PDF.

Sebagai bahasa pemrograman, XSLT dipengaruhi oleh bahasa pemrograman fungsional. Pendahulunya adalah DSSSL, bahasa pemrograman yang mentransformasi SGML seperti XSLT mentransformasi XML. XSLT juga dapat dianggap sebagai sebuah template processor. XSLT adalah Turing complete.
 
Simple Object Access Protocol (SOAP)
SOAP (Simple Object Access Protocol) adalah standar untuk bertukar pesan-pesan berbasis XML melalui jaringan komputer atau sebuah jalan untuk program yang berjalan pada suatu sistem operasi (OS) untuk berkomunikasi dengan program pada OS yang sama maupun berbeda dengan menggunakan HTTP dan XML sebagai mekanisme untuk pertukaran data.

SOAP menspesifikan secara jelas bagaimana cara untuk meng-encode header HHTP dan file XML sehingga program pada suatu komputer dapat memanggil program pada pada komputer lain dan mengirimkan informasi, dan bagaimana program yang dipanggil memberikan tanggapan.

SOAP adalah protokol ringan yang ditujukan untuk pertukaran informasi struktur pada lingkup desentralisasi, dan terdistribusi. SOAP menggunakan teknologi XML utuk mendefinisikan rangka kerja pemesanan terekstrensi di mana menyediakan konstruksi pesan yang dapat dipertukarkan pada protokol berbeda. Rangka kerja dirancang bebas dari model pemrograman dan spesifikasi implementasi semantik.

Really Simple Syndication (RSS)
RSS (Really Simple Syndication) adalah teknologi untuk memudahkan kita mendapat info up to date yang otomatis akan terkirim ke tempat kita. Perbedaan RSS dengan bookmark, bookmark hanya menyimpan situs yang ingin kita simpan, dia diam saja dan tidak secara otomatis mengirim data up to date kepada kita (statis sifatnya) sedangkan RSS, setiap kali situs dia melakukan update, dia akan langsung terkirim ke tempat kita menyimpan RSS tersebut.

Resource Description Framework (RDF)Resource Description Framework (RDF) merupakan sebuah model sederhana untuk mendeskripsikan hubungan antara sumber-sumber daya yang merupakan properties dan values. RDF properties dapat sebagai atribut dari sebuah sumber daya. RDF Properties dapat mereprensentasikan hubungan antara sumber daya. Model Data RDF dapat disusun dari sebuah diagram entity-relationship, tetapi tidak menyediakan mekanisme untuk mendeskripsikan properties-nya dan tidak dapat menyediakan mekanisme untuk menjelaskan hubungan antara properties tersebut dengan sumber lain. RDF Vocabulary menyediakan bahasa untuk mendeskripsikan classes dan properties yang dapat digunakan untuk menjelaskan classes dan properties lain. Sesungguhnya ’arti’ kata menerangkan dalam RDF atau RDFS tergantung oleh beberapa faktor, termasuk peraturan sosial, bahasa natural atau penghubung ke dokumen lain. Banyak diantara arti-arti tersebut tidak dapat diakses oleh mesin.

Asynchronous JavaScript And XML (AJAX)Asynchronous JavaScript And XML, atau disingkat Ajax, adalah suatu teknik pemrograman berbasis web untuk menciptakan aplikasi web interaktif. Tujuannya adalah untuk memindahkan sebagian besar interaksi pada komputer web surfer, melakukan pertukaran data dengan server di belakang layar, sehingga halaman web tidak harus dibaca ulang secara keseluruhan setiap kali seorang pengguna melakukan perubahan. Hal ini akan meningkatkan interaktivitas, kecepatan, dan usability. Ajax merupakan kombinasi dari:
  • XHTML (atau HTML) dan CSS untuk bahasa mark up dan tampilan.
  • DOM yang diakses dengan client side scripting language, khususnya implementasi ECMAScript seperti JavaScript dan JScript, untuk menampilkan secara dinamis dan berinteraksi dengan informasi yang ditampilkan
  • Objek XMLHttpRequest untuk melakukan pertukaran data asinkronus dengan web server. Pada beberapa framework dan kasus Ajax, objek IFrame lebih dipilih daripada XMLHttpRequest untuk melakukan pertukaran data dengan web server.
  • XML umumnya digunakan sebagai format untuk pengiriman data, walaupun format lain juga memungkinkan, seperti HTML, plain text, JSON dan EBML.
Seperti halnya DHTML, LAMP, atau SPA, Ajax bukanlah teknologi spesifik, melainkan merupakan gabungan dari teknologi yang dipakai bersamaan. Bahkan, teknologi turunan/komposit yang berdasarkan Ajax, seperti AFLAX sudah mulai bermunculan.

Web Services Description Language (WSDL)
Web Services merupakan salah satu bentuk implementasi dari arsitektur model aplikasi N-Tier yang berorientasi layanan. Perbedaan Web Services dengan pendekatan N-Tier lainnya adalah dari segi infrastruktur dan dokumen yang digunakan sebagaiformat pertukaran data. Dalam implementasinya, Web Services tidak mempunyai tampilan, karena Web Services termasuk dalam Business- Service tier. Artinya didalam Web Services hanya tersedia fungsi-fungsi yang nantinya dapat digunakan oleh aplikasi lainnya Web Services menggunakan XML sebagai format dokumen dalam melakukan pertukaran datanya. Karena XML merupakan suatu format dokumen yang berbasis teks, maka Web Services memungkinkan berlangsungnya komunikasi antar aplikasi yangberbeda dengan platform yang berbeda pula. Web Services dapat diimplementasikan dalam berbagai jenis platform dengan menggunakan bahasa pemrograman apa pun, dan bisa digunakan oleh berbagai aplikasi yang menggunakan bahasa pemrograman apapun dengan platform apapun juga. Selama aplikasi tersebut dapat berkomunikasi dengan Web Services menggunakan protokol-protokol komunikasi. Termasuk HTTP, XML, SOAP, UDDI (Universal Description Discovery and Integration), dan WSDL (Web Services Description Language)

Selasa, 10 September 2013

PENGERTIAN FTP, PTP, dan ,HTTP

 

PENGERTIAN FILE TRANSFER PROTOCOL (FTP)

Pengertian FTP adalah suatu protokol yang berfungsi untuk pertukaran file dalam suatu jaringan komputer yang mendukung protokol TCP/IP. Dua hal pokok pada FTP yaitu FTP server dan FTP Client. Jadi fungsi FTP adalah yang utama melakukan pertukaran file dalam jaringan
Pengertian FTP adalah File Transfer Protokol, merupakan salah satu protokol internet yang berjalan di dalam level aplikasi yang merupakan standar untuk proses transfer file antar mesin komputer dalam sebuah framework.
Pengertian FTP menurut Kamus Besar Menurut wikipedie bahasa Inggris, diterjemahkan Pengertian FTP adalah File Transfer Protocol jaringan standar yang digunakan untuk mentransfer file dari satu host ke host lain melalui jaringan berbasis TCP, seperti theInternet. FTP dibangun pada arsitektur client-server dan menggunakan kontrol terpisah dan koneksi data antara klien dan server. Pengguna FTP dapat mengotentikasi sendiri menggunakan teks yang jelas untuk sign-in protokol tetapi dapat terhubung secara anonim jika server dikonfigurasi untuk mengijinkankan hal tersebut.
Pengertian FTP Menurut Webopedia: Singkatan dari File Transfer Protocol, protokol untuk pertukaran file melalui Internet. FTP bekerja dengan cara yang sama seperti HTTP untuk mentransfer halaman web dari server ke pengguna browser dan seperti pada teknologi SMTP untuk mentransfer surat elektronik ke Internet, FTP ini menggunakan TCP / IP protokol Internet untuk memungkinkan transfer data. FTP yang paling umum digunakan untuk men-download file dari sebuah server menggunakan Internet atau untuk meng-upload file ke server (misalnya, meng-upload file halaman Web untuk server).
Fungsi FTP
Berdasarkan model suite Internet Protocol, FTP adalah bagian dari level aplikasi protokol yang memungkinkan komunikasi antara mesin. FTP merupakan salah satu protokol internet yang paling awal dikembangkan, dan masih digunakan hingga saat ini untuk men-download, meng-upload file-file komputer antara FTP Server dan FTP Client. Protokol FTP adalah dikembangkan oleh Abhay Bhushan (alumni IIT dan MIT) pada tahun 1970-an, ketika bekerja pada proyek ARPAnet. Protokol ini telah mengalami banyak revisi sejak saat itu, meskipun intinya tetap sama.
Dari namanya FTP-file transfer protocol itu sendiri sudah jelas digambarkan fungsi FTP itu, namun di artikel ini saya akan menjelaskan secara rinci Fungsi FTP itu
Fungsi FTP adalah melakukan transfer file antara komputer yang terhubung melalui jaringan, termasuk Internet. Dalam bahasa teknis, FTP dikenal sebagai protokol jaringan yang memungkinkan transfer file antara komputer yang tersambung pada TCP/IP yang berbasis jaringan. Hal Ini mencakup serangkaian peraturan dan prosedur untuk transfer data digital yang aman.
Fungsi FTP lainnya adalah otentikasi dan kesalahan penanganan teknik untuk membangun koneksi antara komputer host dan klien untuk pertukaran data. Demikian pula Hyper Text Transfer protocol (HTTP), menangani transfer halaman web dari server ke komputer klien.
Fungsi FTP server adalah menjalankan perangkat lunak yang digunakan untuk pertukaran file atau dalam istilah asing file exchange, yang selalu siap memberikan layanan FTP apabila mendapat request atau permintaan dari FTP client. FTP client adalah komputer yang meminta koneksi ke FTP server untuk tujuan tukar menukar file (upload dan download file)
Dalam menjalankan fungsi FTP, Inisiasi Transfer FTP antara server dan komputer klien melalui nomor port 21 pada komputer server. Koneksi port 21 ini disebut koneksi kontrol dari setiap sesi FTP. Transfer data diaktifkan oleh koneksi 20 port yang berhubungan dengan server. Koneksi kontrol harus dipertahankan sepanjang sesi transfer data berbasis FTP, untuk kesuksesan pertukaran file. Pada waktu dulu, koneksi FTP dibangun melalui interface berbasis command line, tetapi saat ini dapat menggunakan graphic user interface, yang membuat sesi FTP lebih mudah dibangun.
Dalam menjalankan Fungsi FTP, Data dapat ditransfer baik dalam modus blok, modus kompresi atau mode streaming. FTP tidak memiliki enkripsi built-in untuk mentransfer data, yang membuatnya cukup rentan terhadap serangan brute force, serangan bouncing dan bahkan serangan spoof. Pada saat data sensitif perlu ditransfer, FTP secara alami, adalah bukan pilihan utama. secure shell Protokol lebih disukai dalam kasus ini. Secure File Transfer Protocol (SFTP) adalah protokol jaringan lain yang canggih, menyediakan perlindungan lebih untuk transfer file dan manajemen file melalui remote akses.
Cara Kerja FTP
Sekarang Anda telah mengetahui Pengertian FTP, Fungsi FTP dan Cara Kerja FTP ini, sekarang mari kita lihat apakah aplikas FTP utama ini.
Cara Kerja FTP utamanya digunakan dalam pengembangan situs web untuk menjalankan fungsi-fungsi FTP yaitu mentransfer halaman file dari komputer klien ke situs web komputer hosting Juga digunakan oleh situs untuk menyediakan fasilitas download file. Ini juga digunakan untuk transfer file intra-jaringan pada sistem jaringan komputer kecil. Sebagian besar program termasuk web browser memiliki dukungan built-in untuk transfer data berbasis FTP.
Seperti disebutkan sebelumnya, Cara Kerja FTP ini meskipun sangat mudah dalam implementasinya, aplikasi FTP sangat tidak aman. untuk transfer file karena file tersebut ditransfer tanpa enkripsi dahulu tetapi dengan clear text. Mode text yang dipakai untuk transfer data adalah format ASCII atau format Binary. Secara default, FTP mengaplikasikan mode ASCII pada transfer data. Karena pengirimannya tanpa enkripsi, maka username, password, data yang ditransfer, maupun perintah yang dikirim bisa saja di sniffing oleh hacker dengan menggunakan protocol analyzer (Sniffer). Kerentanan terkena serangan dikarenakan kurangnya kemampuan enkripsi, tapi cara kerja FTP ini menjadi cepat.
Solusi yang digunakan adalah dengan menggunakan aplikasi FTP: SFTP (SSH FTP) yaitu FTP yang berbasis pada SSH atau menggunakan FTPS (FTP over SSL) sehingga data yang dikirim terlebih dahulu dienkripsi (dikodekan). Jika Anda berencana untuk memulai membuat situs web Anda sendiri, Anda perlu mengetahui bagaimana Cara Kerja FTP ketika mentransfer file. Ada klien FTP (seperti CuteFTP), yang dapat membuat pekerjaan jauh lebih sederhana.
Saya rasa penjelasan diatas sangat terinci sehingga memudahkan pemahaman mengenai Pengertian FTP, Fungsi FTP dan Cara kerja FTP

 

 PENGERTIAN PEER TO PEER (PTP)

 

Biasanya jika kita sedang ingin mendownload file, pasti menemukan file P2P dan Jika ingin mendownload file tersebut kita harus menggunakan salah satu software client P2P seperti bit torrent, utorrent dan lain-lain. Tapi apa sih sebenarnya yang dimaksud dengan jaringan Peer to Peer ? berikut penjelasannya yang saya kutip dari wikipedia.

Sistem P2P yang sebenarnya adalah suatu sistem yang tidak hanya menghubungkan “ujung” satu dengan lainnya, namun ujung-ujung ini saling berhubungan secara dinamis dan berpartisipasi dalam mengarahkan lalu lintas komunikasi informasi-, pemrosesan-, dan penugasan pembagian bandwidth yang intensif, dimana bila sistem ini tidak ada, tugas-tugas ini biasanya diemban oleh server pusat.

Aplikasi P2P yang sebenarnya memerlukan satuan tim-tim kecil dengan ide cemerlang untuk mengembangkan perangkat lunak dan bisnis-bisnis yang mungkin dilakukan oleh perangkat tersebut – dan mungkin saja bisa membuat perusahaan besar yang sudah ada gulung tikar. P2P yang sebenarnya, bila diaplikasikan pada pasar yang sudah matang dan stabil adalah teknologi yang "mengganggu".

Ide mengenai konsep ini muncul kira-kira pada akhir dekade 1980-an, ketika jaringan komputer dan tentunya juga komputer telah mulai masuk ke dalam salah satu barang wajib dalam perusahaan, baik itu perusahaan kecil maupun besar. Tetapi, arsitektur ini berkembang dalam jaringan yang terlalu kecil untuk memiliki sebuah server yang terdedikasi, sehingga setiap komputer klien pun menyediakan layanan untuk berbagi data untuk melakukan kolaborasi antara pengguna.

Jaringan peer-to-peer pun mulai banyak digemari ketika Microsoft merilis sistem operasi Windows for Workgroups, meski sebelumnya sistem operasi MS-DOS (atau IBM PC-DOS) dengan perangkat MS-NET (atau PC-NET) juga dapat digunakan untuk tujuan ini. Karakteristik kunci jaringan tersebut adalah dalam jaringan ini tidak terdapat sebuah server pusat yang mengatur klien-klien, karena memang setiap komputer bertindak sebagai server untuk komputer klien lainnya. Sistem keamanan yang ditawarkan oleh metode ini terbilang lebih rendah dibandingkan dengan metode klien/server dan manajemen terhadapnya pun menjadi relatif lebih rumit. 

Peer-to-Peer atau lebih dikenal dengan P2P atau teknologi dari “ujung” ke “ujung” pertama kali di luncurkan dan dipopulerkan oleh aplikasi-aplikasi file sharing. Pada konteks ini teknologi P2P memungkinkan para pengguna untuk berbagi, mencari dan mengunduh berkas. Sistem P2P yang sebenarnya adalah suatu sistem yang tidak hanya menghubungkan “ujung” satu dengan lainnya, namun ujung-ujung ini saling berhubungan secara dinamis dan berpartisipasi dalam mengarahkan lalulintas komunikasi informasi-, pemrosesan-, dan penugasan pembagian bandwidht yang intensif, dimana bila sistem ini tidak ada, tugas-tugas ini biasanya diemban oleh server pusat.


Peer-to-peer menjadi sebuah alternatif aplikasi untuk mencari resource tertentu yang tidak ada diwebsite ataupun alternatif untuk berbagi resource tanpa sebuah web server yang harganya masih tergolong mahal. Selain itu pada jaringan Peer to Peer host dapat dijadikan server dan juga menjadi client secara bersamaan, Contohnya dalam file sharing antar komputer di jaringan Windows Network Neighbourhood ada 5 komputer (kita beri nama A, B, C, D, dan E) yang memberi hak akses terhadap file share dari B bernama data.xls dan juga memberi akses file soal.doc kepada C. saat A mengakses file dari B maka A berfungsi sebagai server. Kedua fungsi itu dilakukan oleh A secara bersamaan maka jaringan seperti ini dinamakan peer-to-peer.

Ide mengenai konsep ini muncul kira-kira pada akhir dekade 1980-an, ketika jaringan komputer dan tentunya juga komputer telah mulai masuk ke dalam salah satu barang wajib dalam perusahaan, baik itu perusahaan kecil maupun besar. Tetapi, arsitektur ini berkembang dalam jaringan yang terlalu kecil untuk memiliki sebuah server yang terdedikasi, sehingga setiap komputer klien pun menyediakan layanan untuk berbagi data untuk melakukan kolaborasi antara pengguna. Jaringan peer-to-peer pun mulai banyak digemari ketika Microsoft merilis sistem operasi Windows for Workgroups, meski sebelumnya sistem operasi MS-DOS (atau IBM PC-DOS) dengan perangkat MS-NET (atau PC-NET) juga dapat digunakan untuk tujuan ini. Karakteristik kunci jaringan tersebut adalah dalam jaringan ini tidak terdapat sebuah server pusat yang mengatur klien-klien, karena memang setiap komputer bertindak sebagai server untuk komputer klien lainnya. Sistem keamanan yang ditawarkan oleh metode ini terbilang lebih rendah dibandingkan dengan metode klien/server dan manajemen terhadapnya pun menjadi relatif lebih rumit.

Konsep ini pun kemudian berevolusi pada beberapa tahun terakhir, khususnya ketika jaringan Internet menjadi jaringan yang sangat besar. Hal ini mulai muncul kira-kira pada akhir dekade 1990-an, di saat banyak pengguna Internet mengunduh banyak berkas musik mp3 dengan menggunakan metode peer-to-peer dengan menggunakan program Napster yang menuai kritik pedas dari industri musik, seperti halnya Metallica dan banyak lainnya. Napster, pada saat dituntut oleh para pekerja industri musik, dikatakan memiliki anggota lebih dari 20 juta pengguna di seluruh dunia. Selanjutnya beberapa aplikasi juga dibuat dengan menggunakan konsep ini: eDonkey, Kazaa, BitTorrent, dan masih banyak lainnya. Meski banyak aplikasi peer-to-peer ini digunakan oleh pengguna rumahan, ternyata sistem ini juga diminati oleh banyak perusahaan juga.

Keunggulan dan Kelemahan Jaringan Peer to Peer

Keunggulan Jaringan Peer To Peer

  1. Antar komputer dalam jaringan dapat saling berbagi-pakai fasilitas yang dimilikinya seperti: harddisk, drive, fax/modem, printer.

  2. Biaya operasional relatif lebih murah dibandingkan dengan tipe jaringan client-server, salah satunya karena tidak memerlukan adanya server yang memiliki kemampuan khusus untuk mengorganisasikan dan menyediakan fasilitas jaringan.

  3. Kelangsungan kerja jaringan tidak tergantung pada satu server. Sehingga bila salah satu komputer/peer mati atau rusak, jaringan secara keseluruhan tidak akan mengalami gangguan.

Kelemahan Jaringan Peer To Peer

  1. Troubleshooting jaringan relatif lebih sulit, karena pada jaringan tipe peer to peer setiap komputer dimungkinkan untuk terlibat dalam komunikasi yang ada. Di jaringan client-server, komunikasi adalah antara server dengan workstation.

  2. Unjuk kerja lebih rendah dibandingkan dengan jaringan client- server, karena setiap komputer/peer isamping harus mengelola emakaian fasilitas jaringan juga harus mengelola pekerjaan atau aplikasi sendiri.

  3. Sistem keamanan jaringan ditentukan oleh masing-masing user dengan mengatur masing- masing fasilitas yang dimiliki.

  4. Karena data jaringan tersebar di masing-masing komputer dalam jaringan, maka backup harus dilakukan oleh masing- masing komputer tersebut. 

     

    PENGERTIAN HTTP

    Pengertian HTTP  dibangun dari singkatan Hypertext Transfer Protocol. HTTP dapat diimplementasikan ke salah satu protokol Internet.  Namun menggunakan suite protocol TCP / IP yang paling populer.  Sebuah klien HTTP membentuk koneksi TCP dengan host.  Port 80 adalah port default yang digunakan untuk membentuk hubungan antara klien dan server yang menggunakan HTTP untuk Menerima permintaan kemudian server menjawab dengan baris status dan pesan

    Pengertian HTTP Menurut Kamus Besar


    Pengertian HTTP (menurut Wikipedie.org) HTTP adalah protokol jaringan untuk didistribusikan, kolaboratif, sistem informasi hypermedia HTTP adalah dasar dari komunikasi data untuk World Wide Web.

    Definition of Hypertext Transfer Protocol (HTTP) is a networking protocol for distributed, collaborative, hypermedia information systems.HTTP is the foundation of data communication for the World Wide Web.

    Pengertian HTTP (menurut Webopedia.com) HTTP adalah Singkatan dari Hyper Text Transfer Protocol, protokol yang mendasari oleh World Wide Web. Dalam pengertian HTTP menetapkan bagaimana pesan diformat dan ditransmisikan, dan apa  tindakan dari Web server dan browser sebagai respon pada  berbagai perintah.

    Short for HyperText Transfer Protocol, the underlying protocol used by the World Wide Web. HTTP defines how messages are formatted and transmitted, and what actions Web servers and browsers should take in response to various commands.

    Kesimpulan Pengertian HTTP

    Pengertian HTTP adalah komunikasi protokol yang memfasilitasi transfer informasi ke Internet. HTTP adalah protokol request-response (permintaan dan tanggapan) antara klien dan server.  Klien adalah  web pengguna atau web browser, sedangkan server adalah pemberi tanggapan dengan menyimpan atau mengambil sumber daya yang diminta dengan menghubungkan tautan, yang disebut dengan dokumen hiperteks, selanjutnya membentuk World Wide Web

    Fungsi dan Cara kerja HTTP

    HTTP, Muncul di awal setiap alamat halaman web, HTTP  menetapkan mekanisme standar untuk pertukaran ditingkat-aplikasi pesan antara perangkat di web.  Semua layanan web dijalankan melalui protokol ini.  HTTPS adalah variasi bagian dari HTTP, dimana browser menambahkan lapisan enkripsi

    World Wide Web Consortium dan Internet Engineering Task Force, bekerja untuk  pengembangan HTTP. Protokol ini digunakan untuk pengambilan interlink dokumen teks dilayanni oleh web dan untuk mengakses sumber daya melalui web dengan menggunakan uniform resource Locator (URL).

    Cara Kerja Protokol menetapkan bagaimana komputer berkomunikasi satu sama lainnya.  Protokol adalah seperangkat aturan dan prosedur yang harus diikuti oleh  komputer  untuk menerima dan mengirimkan pesan.  Protokol yang paling umum digunakan saat ini adalah HTTP, SMTP, FTP, IMAP, POP3, dll

    Fungsi HTTP menetapkan bagaimana pesan diformat dan ditransmisikan, dan tindakan apa dari Web server dan browser untuk merespon berbagai perintah.


    Protokol transfer hiperteks adalah versi aman dari HTTP, protokol  komunikasi  dari World Wide Web. Ditemukan oleh Netscape  Communications Corporation untuk menyediakan autentikasi  dan komunikasi tersandi dan penggunaan dalam komersi elektris.


    Selain menggunakan komunikasi plain text, HTTPS menyandikan data sesi menggunakan protokol SSL (Secure Socket layer) atau protokol TLS (Transport Layer Security). Kedua protokol tersebut memberikan perlindungan yang memadai dari serangan eavesdroppers, dan man in the middle attacks. Pada umumnya port HTTPS adalah 443.


    Tingkat keamanan tergantung pada ketepatan dalam mengimplementasikan pada browser web dan perangkat lunak server dan didukung oleh algorithma penyandian yang aktual.


    Oleh karena itu, pada halaman web digunakan HTTPS, dan URL yang digunakan dimulai dengan ‘https://’ bukan dengan ‘http://’


    Kesalahpahaman yang sering terjadi pada pengguna kartu kredit di web ialah dengan menganggap HTTPS “sepenuhnya” melindungi transaksi mereka. Sedangkan pada kenyataannya, HTTPS hanya melakukan enkripsi informasi dari kartu mereka antara browser mereka dengan web server yang menerima informasi. Pada web server, informasi kartu mereka secara tipikal tersimpan di database server (kadang-kadang tidak langsung dikirimkan ke pemroses kartu kredit), dan server database inilah yang paling sering menjadi sasaran penyerangan oleh pihak-pihak yang tidak berkepentingan.